Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Doa

Loading

KESAKSIAN DOA

Gereja Saat Ini

Oleh: Illene Victoria

Gereja adalah tempat di mana kita sebagai umat Kristen beribadah. Namun, tidak sekadar tempat, lebih dari itu gereja adalah persekutuan orang-orang percaya kepada Yesus. Gereja merupakan sebuah tempat yang sangat penting dan harus dijaga dengan baik karena dengan gerejalah kita bisa beribadah kepada Tuhan.  ... selengkapnya »

Iman yang Mengalahkan Ketakutan

"Sheila, apa itu?" Dokter saya bertanya

Saya tidak begitu yakin untuk menjawabnya.

"Kapan pemeriksaan sinar Ray ini dilakukan?"  ... selengkapnya »

Jawaban "Tidak"

Resource : GATRA (Indonesia Weekly Newsmagazine)
Issue : 15 April 1995, p80
Subject : Cement-Indonesia

Gejolak Tak Kunjung Surut

Selama jumlah pasokan dan permintaan belum sebanding, gejolak
harga semen sulit dibendung. Kenaikkan HPS sebesar 40% dipandang
tak realistis dan hanya menguntungkan produsen.  ... selengkapnya »

Doa Seorang Gadis Kecil

"Suatu malam aku bekerja keras untuk membantu seorang ibu di bangsal buruh; tetapi meskipun kami melakukan semua yang kami bisa, dia meninggal dan meninggalkan kepada kami seorang bayi prematur mungil dan anak perempuan berusia dua tahun yang menangis. Kami akan mengalami kesulitan menjaga bayi itu tetap hidup, karena kami tidak punya inkubator (kami tidak punya listrik untuk menjalankan inkubator). Kami juga tidak punya fasilitas khusus untuk bayi.  ... selengkapnya »

Allah Menjagaku

TO, seorang Kristen dari latar belakang agama lain, tahu pentingnya berdoa dan mengampuni musuh. "Alkitab telah mengajar aku untuk mengasihi mereka dan peduli kepada mereka, apa pun yang telah mereka lakukan terhadapku," katanya. "Oleh karena itu, aku mengampuni mereka karena Tuhan telah mengampuni aku. Ia telah mengampuni aku karena dosa-dosaku, dan sekarang Dia meminta aku untuk mengampuni mereka yang telah berbuat dosa terhadap aku," kata TO. Ketika Kristus mengampuni, demikian juga kita harus mengampuni. ".... Itulah apa yang Dia harapkan dari kita untuk dilakukan, bahkan saat kita menghadapi penganiayaan."  ... selengkapnya »

Korban Bakaran

Seluruh kota Jos, Nigeria, rusuh pada hari Jumat, 28 November 2008. Orang-orang "agama lain" mengamuk di setiap sudut kota, membunuh orang-orang Kristen dan membumihanguskan rumah-rumah mereka. Segerombolan penyerang membakar gereja pendeta J dan gedung-gedung sekitarnya, termasuk rumahnya. Enam orang pendeta dan 500 orang percaya terbunuh dan 40 gedung gereja dihancurkan. Kerusuhan ini berlanjut hingga keesokan harinya.  ... selengkapnya »

Mengatasi Kesunyian

Salah satu masalah terbesar bagi seorang pejuang bawah tanah adalah bagaimana mengisi kesunyiannya. Kami sama sekali tidak memunyai buku-buku. Tidak hanya tidak ada Alkitab, tetapi juga buku-buku, secarik kertas, dan pensil. Kami tidak pernah mendengar suara dan di sana tidak ada apa pun yang dapat menarik perhatian kami. Kami melihat pada tembok-tembok, hanya itu. Normalnya, seseorang dengan pikiran di bawah keadaan seperti itu akan menjadi gila. Aku dapat mengatakan kepadamu dari pengalamanku sendiri, bagaimana aku menghindar menjadi gila, tetapi ini terlebih dahulu harus mempersiapkan diri dengan latihan kehidupan rohani.  ... selengkapnya »

Tiongkok: Saudari Wong

"Tolong, Saudari Wong, saudariku sakit, ia telah kehilangan indra perasa di kakinya. Maukah engkau datang dan mendoakannya?" Apakah ini pria yang sama yang telah menyita ratusan Alkitab dan buku-buku Kristen darinya? Sekarang ia memintaku berdoa? Tuhan yang sejati pasti telah memerhatikan.  ... selengkapnya »

Dibantai Layaknya Domba

Seperti Awuna, Monica Musa tahu konsekuensi menjadi pengikut Kristus di bagian utara Nigeria -- penderitaan. Ia memperoleh kekuatan dari membaca Alkitab, khususnya Matius 5:11-12. "Yesus berkata bahwa Dia dianiaya, oleh karena itu siapa pun yang mengikuti Dia pasti mengalami penganiayaan.... maka siapa pun yang memikul salib itu, suatu hari akan menghadapi penganiayaan. Saya telah membawa ini -- Alkitab sebagai senjataku untuk bergantung dan berharap, karena firman Tuhanlah aku bisa tegar sampai hari ini," kata Monica.  ... selengkapnya »

Mengapa Aku Datang

Anne Askew, dipenjarakan dan disiksa dengan hebat karena imannya. Ditaruh pada papan penyiksaan yang kejam, sendi-sendi dan tulang-tulangnya ditarik keluar dari tempatnya. Ia pingsan karena rasa sakit, tetapi ketika ia mendapatkan kesadaran kembali, ia berkhotbah selama dua jam kepada penyiksanya.

Pada hari eksekusinya, ia dibawa ke tiang pancang dengan kursi karena tulang-tulangnya mengalami dislokasi dan ia tidak dapat berjalan. Di saat terakhir, ia ditawari pengampunan dari raja, jika ia mau menarik ucapannya kembali. Ia berkata: "Aku tidak datang kembali untuk menyangkal Tuhan dan Guruku." Ia meninggal sambil berdoa bagi pembunuh-pembunuhnya di tengah-tengah kobaran api.  ... selengkapnya »

Komentar


Syndicate content