Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Doa

Melalui Doa Ada Janji yang Tersedia

Oleh: Tekang

Tahun 2017 setelah selesai kuliah saya bergumul kembali dan saya bingung harus pelayanan dimana. Saya sedikit trauma di tempat pelayanan dulu karena banyak hal yang terjadi tidak sesuai dengan prinsip-prinsip kekristenan. Saya terus berdoa, dan teryata ada seorang bapak. Dia adalah seorang misionaris dari luar negeri. Ketika saya menghubungi bapak gembala saya dulu, tiba-tiba dia minta mau bicara kepada saya dan kami berkomunikasi lewat WA dan singkat cerita saya kembali ke Bali. Saya sangat senang karena doa saya dijawab setelah wisuda, Agustus saya ke Bali dari Madiun dengan hati yang takut dan cemas. Sampai di Bali saya belum mengenal gembala saya itu lalu kami komunikasi lewat WA dan saya di jemput dan ditempatkan ke Wanasari, desa yang indah dan sangat dingin. Saya sedang melihat budaya Bali dan rumah-rumah mereka disana. Saya tinggal sekitar dua bulan bersama keluarga besar Ibu Dayu yang memiliki anak sembilan orang. September saya pindah ke tempat lain tetapi saya tinggal sendiri.

Di sana, saya juga mendirikan les untuk anak-anak yang cukup banyak. Puji Tuhan. Namun, beberapa waktu setelah pelayanan saya di sebuah tempat daerah Bali, saya akhirnya ikut terlibat dalam pelayanan Panti Asuhan. Setelah itu, Tuhan sangat memproses saya ketika saya pelayanan di sana. Ada begitu banyak pergumulan dan masalah yang saya hadapi. Namun, saya dapat melaluinya dengan penuh ucapan syukur.

Tuhan juga membentuk saya untuk melayani di sebuah tempat PPA yang dimiliki oleh gereja Bali. Di sana lagi-lagi saya dapat mengajar dan melayani anak-anak. Puji Tuhan ada anak murid saya dari PPA tersebut yang dari Sumatra dan satu suku dengan saya. Akhirnya saya membantu pelayanan di sebuah gereja di Bali dengan Bapak/Ibu Gembala yang baik dan memiliki jemaat yang masih dalam perintisan selama dua tahun. Puji Tuhan. Tuhan tidak pernah salah dalam menempatkan seseorang dimanapun itu.

Sekalipun saya bisa melayani di gereja tersebut, dan mengajar di PPA, saya senantiasa berdoa kepada Tuhan, karena saya memiliki kerinduan untuk dapat mengajar di sekolah. Puji Tuhan. Ketika ulang tahun saya tanggal sembilan Januari, saya berdoa kepada Tuhan dan saya meminta hadiah ulang tahun yang terindah, akhirnya Tuhan jawab doa saya melalui teman di FB saya memberi info bahwa ada sekolah yang membutuhkan guru sehingga saya melamar dan langsung diterima di Sekolah Dasar Theologia Denpasar.

Puji Tuhan, hingga saat ini saya masih melayani di Bali, mengajar PPA, dan mengajar di sebuah SD Kristen. Tuhan baik. Pertolongan-Nya selalu tepat pada waktunya. Dia juga memberikan anugerah-Nya dapat saya rasakan sepanjang waktu, saat saya mengalami pergumulan, saya tetap percaya dan yakin, Tuhan menyediakan jalan keluar yang terbaik bagi saya melalui doa. Amin

Komentar