HARI 17: GODAAN DAN PELAYANAN YESUS (6 Maret 2026)

Play Audio

Hari ke-17: GODAAN DAN PELAYANAN YESUS

Salah satu cara utama Allah menarik umat muslim kepada-Nya adalah melalui studi Alkitab yang sederhana, yang menelusuri kisah Kitab Suci dari Penciptaan hingga Kebangkitan. Aplikasi Waha menyediakan kumpulan kisah Alkitab yang telah diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa. Selama tiga puluh hari ke depan, kita akan berdoa melalui kisah-kisah ini yang menyatakan Yesus, Sang Firman yang menjadi manusia.

Saat Anda membaca ayat-ayat yang mungkin sudah sangat dikenal, bayangkanlah dengan penuh doa bagaimana rasanya membacanya untuk pertama kali — melihat hikmat, kuasa, keindahan, dan otoritas Allah, lalu ditarik untuk percaya kepada Kristus dan menyerahkan kesetiaan kepada-Nya.

Berdoalah bagi umat dan tempat Anda sesuai dengan apa yang Tuhan nyatakan melalui bagian Alkitab hari ini:

Lukas 4:1-22 (AYT)

Yesus, yang penuh dengan Roh Kudus kembali dari Yordan. Kemudian, Dia dipimpin oleh Roh Kudus menuju padang belantara selama 40 hari, dan dicobai oleh Iblis. Dia tidak makan apa pun selama hari-hari itu. Ketika sudah berakhir, Dia menjadi lapar. Lalu, Iblis berkata kepada-Nya, "Jika Engkau Anak Allah, suruhlah batu ini menjadi roti." Yesus menjawabnya, "Ada tertulis, 'Manusia hidup bukan dari roti saja.'" Kemudian, Iblis membawa Yesus ke tempat yang tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia secara sekilas. Lalu, Iblis berkata kepada-Nya, "Aku akan memberi-Mu kuasa dan kemuliaan atas semua tempat itu, sebab semuanya telah diberikan kepadaku. Dan, aku memberikannya kepada siapa saja yang aku inginkan. Jadi, jika Engkau menyembahku, semuanya itu akan menjadi milik-Mu." Lalu, Yesus menjawab, "Ada tertulis, 'Kamu harus menyembah Tuhan Allahmu, dan hanya kepada-Nya kamu harus berbakti.'" Kemudian, Iblis membawa Yesus ke Yerusalem lalu menempatkan-Nya di puncak Bait Allah. Kata Iblis kepada Yesus, "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu dari sini ke bawah, karena ada tertulis, 'Mengenai Engkau, Allah akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya untuk menjaga-Mu.' Dan, 'Dengan tangan mereka, mereka akan menopang-Mu supaya kaki-Mu tidak terbentur batu.'" Jawab Yesus kepada Iblis, "Ada tertulis, 'Jangan mencobai Tuhan Allahmu.'" Setelah Iblis selesai mencobai Yesus, ia pergi meninggalkan-Nya dan menunggu kesempatan yang lain. Yesus kembali ke Galilea dengan penuh kuasa Roh, dan berita tentang-Nya menyebar ke seluruh daerah di sekitarnya. Lalu, Dia mulai mengajar di sinagoge dan semua orang memuji-Nya. Kemudian, Yesus pergi ke Nazaret, kota tempat Dia dibesarkan. Seperti kebiasaan-Nya, Yesus pergi ke sinagoge pada hari Sabat dan berdiri untuk membaca. Kitab Nabi Yesaya diberikan kepada-Nya, lalu Dia membuka kitab itu dan menemukan bagian yang menuliskan, "Roh Tuhan ada pada-Ku, karena Ia telah mengurapi Aku untuk memberitakan Kabar Baik kepada orang-orang miskin. Ia mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada para tawanan, dan pemulihan penglihatan kepada orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, dan untuk mengabarkan bahwa tahun rahmat Tuhan sudah datang." Yesus menutup kitab itu lalu mengembalikannya kepada pejabat rumah ibadah, dan kemudian Dia duduk. Mata semua orang di dalam sinagoge itu terpaku pada diri-Nya. Lalu, Yesus mulai berbicara kepada mereka, "Hari ini, genaplah apa yang dituliskan Kitab Suci ini saat kamu mendengarnya." Dan, semua orang membenarkan-Nya sambil terheran-heran akan perkataan indah yang keluar dari mulut-Nya. Mereka berkata, "Bukankah Dia ini anak Yusuf?"

Apa yang diajarkan oleh bagian ini kepada kita tentang Allah,

  • Ayat ini mengajarkan bahwa Allah sungguh-sungguh menjadi manusia dan mengalami godaan dalam segala hal sama seperti kita, namun tanpa dosa. Berdoalah agar kebenaran ini menghibur sekaligus menantang orang-orang percaya untuk semakin menyerupai Yesus, khususnya dalam menolak godaan Setan akan kekuasaan dan kenyamanan dalam hidup mereka.
  • Kita juga belajar bahwa Allah mengizinkan Setan memiliki otoritas yang terbatas di sisi kekekalan ini. Berdoalah agar orang-orang di tempat ini dapat dengan tepat mengaitkan kejahatan dengan Setan, tanpa salah paham seolah-olah kuasanya setara dengan Allah. Kiranya mereka memahami bahwa kuasa Setan terbatas dan kekalahannya telah dipastikan.
  • Kita belajar bahwa Yesus adalah penggenapan yang sempurna dari seluruh nubuat Kitab Suci. Berdoalah agar mata dan hati umat Muslim dibukakan untuk melihat keunggulan Kristus di atas semua nabi dan orang-orang kudus lainnya. Kiranya hati mereka diperluas ketika mereka melihat Dia sebagaimana Dia menyatakan diri-Nya melalui Kitab Suci.

Apa yang diajarkan oleh bagian ini kepada kita tentang kemanusiaan,

Ayat ini juga mengajarkan bahwa seluruh kabar buruk yang dialami umat manusia pada akhirnya dan secara pasti digantikan oleh Kabar Baik melalui Kristus.

  • Berdoalah bagi orang-orang miskin di negeri ini agar mereka merespons dan menemukan pengharapan di dalam Kabar Baik yang Yesus tawarkan.
  • Berdoalah bagi mereka yang terikat oleh roh-roh jahat di tempat ini, agar mereka mengalami kebebasan yang Yesus berikan dan dilepaskan dari setiap cara musuh menahan mereka dalam kegelapan.
  • Berdoalah untuk mujizat kesembuhan bagi mereka yang buta, baik secara rohani maupun jasmani. Kiranya nama Yesus dihormati dan dimuliakan melalui kesembuhan-kesembuhan tersebut.
  • Berdoalah bagi mereka yang tertindas -- perempuan dalam pernikahan yang penuh kekerasan, kaum minoritas di lingkungan kerja yang eksploitatif, mereka yang diperbudak, dan korban perdagangan manusia -- agar mereka memperoleh kebebasan. Berdoalah agar para penindas bertobat dan menemukan pengampunan dosa di dalam Kristus.

Pemahaman tentang bagaimana bagian ini berhubungan dengan umat Islam,

Riadh berusia awal dua puluhan ketika dia mulai tertarik kepada Kekristenan. Meskipun masih muda, dia sudah mandiri secara finansial dan hidup berkecukupan. Dia menjalankan sebuah usaha dan menghasilkan banyak uang. Seorang Kristen yang membagikan Injil kepadanya merasa penuh harapan melihat ketertarikannya. Namun kemudian Riadh mulai menarik diri. Ketika ditanya alasannya, dia menjawab, “Aku telah membuat perjanjian dengan roh-roh Muslim yang baik. Merekalah yang membuatku kaya, dan mereka tidak ingin aku melanjutkan ini. Aku rasa aku perlu berhenti mengejarnya.”

Riadh telah menerima tawaran musuh berupa kuasa dan kemuliaan, dan bersama itu datang ikatan yang mengikatnya sepenuhnya. Berdoalah agar orang-orang di negeri ini dilepaskan dari setiap perjanjian dan kesepakatan yang pernah mereka buat dengan kegelapan, dan agar mereka masuk ke dalam terang Kristus yang mulia dan membebaskan.

Panduan tentang cara berdoa atas ayat ini bagi umat Kristen yang menjangkau umat Muslim di lokasi ini,

Berdoalah bagi orang-orang Kristen di tempat ini yang berusaha membagikan Kabar Baik kepada umat Muslim agar mereka melayani dalam kuasa Roh Kudus. Berdoalah agar hati mereka dipenuhi oleh firman Allah, sehingga mereka mampu menanggapi godaan Setan dengan firman Allah. Berdoalah agar gereja terus hidup sesuai dengan penggenapan gulungan Yesaya di tanah ini — menjadi pelayan keadilan, belas kasihan, kasih sayang, dan pembebasan.

Ayat-ayat Alkitab yang dapat digunakan dalam doa :

Yesus berpuasa selama empat puluh hari, dan sisa Lukas 4 menggambarkan pelayanan-Nya yang mengalir dari persekutuan yang intim dengan Bapa. Berdoalah agar orang-orang Kristen di tempat ini mempraktikkan puasa yang sejati, dan agar praktik ini menjadi kesaksian bagi umat Muslim yang sering tidak mengetahui bahwa orang Kristen juga berpuasa, maupun makna puasa yang sesungguhnya.

Berdoalah agar puasa yang Allah kehendaki terjadi, seperti yang dijelaskan dalam Yesaya 58:6-8 — supaya kamu membuka ikatan-ikatan kejahatan, melepaskan tali-tali kuk, melepaskan orang yang tertindas, dan mematahkan setiap kuk. Berdoalah agar orang-orang di negeri ini membagikan roti kepada yang lapar, membawa orang miskin yang tidak memiliki rumah ke dalam rumah mereka, dan menyediakan penutup bagi mereka yang telanjang.

Akhirnya, berkatilah orang-orang yang berpuasa dengan benar di negeri ini. Kiranya terang mereka merekah seperti fajar dan kesembuhan bertumbuh dengan segera. Kiranya keadilan mendahului mereka dan kemuliaan Tuhan menjadi penjaga di belakang mereka.

Kiranya pria dan wanita di negeri ini mengalami janji Yesaya 58:10-11, “Jika engkau menyerahkan apa yang ada padamu kepada orang yang lapar dan memuaskan hati orang yang tertindas, maka terangmu akan terbit dalam kegelapan dan kegelapanmu akan menjadi seperti siang hari. Tuhan akan menuntun engkau senantiasa, akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan memberi kekuatan pada tulang-tulangmu. Engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik, seperti mata air yang tidak pernah kering.”