Hari ke-18: YESUS MENYEMBUHKAN DAN MENGAMPUNI
Salah satu cara utama Allah menarik umat muslim kepada-Nya adalah melalui studi Alkitab yang sederhana, yang menelusuri kisah Kitab Suci dari Penciptaan hingga Kebangkitan. Aplikasi Waha menyediakan kumpulan kisah Alkitab yang telah diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa. Selama tiga puluh hari ke depan, kita akan berdoa melalui kisah-kisah ini yang menyatakan Yesus, Sang Firman yang menjadi manusia.
Saat Anda membaca ayat-ayat yang mungkin sudah sangat dikenal, bayangkanlah dengan penuh doa bagaimana rasanya membacanya untuk pertama kali — melihat hikmat, kuasa, keindahan, dan otoritas Allah, lalu ditarik untuk percaya kepada Kristus dan menyerahkan kesetiaan kepada-Nya.
Berdoalah bagi umat dan tempat Anda sesuai dengan apa yang Tuhan nyatakan melalui bagian Alkitab hari ini:
Lukas 5:17-32 (AYT)
Pada suatu hari, ketika Yesus sedang mengajar, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang datang dari semua kota dari wilayah Galilea, Yudea, dan Kota Yerusalem juga duduk di sana. Dan, kuasa Tuhan menyertai Yesus sehingga Dia dapat menyembuhkan orang banyak. Lalu, lihat, beberapa orang menggotong seorang lumpuh di atas tempat tidurnya, dan mereka berusaha membawanya masuk dan meletakkan orang itu di depan Yesus. Akan tetapi, karena mereka tidak menemukan jalan untuk membawa orang itu masuk akibat kerumunan orang, naiklah mereka ke atas atap dan menurunkan orang lumpuh itu bersama dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah di hadapan Yesus. Ketika melihat iman mereka, Yesus berkata, "Hai Saudara, dosamu sudah diampuni." Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mulai bertanya-tanya, "Siapakah Orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Allah saja?" Ketika Yesus mengetahui pikiran mereka, Dia berkata, "Mengapa kamu bertanya seperti itu dalam hatimu? Mana yang lebih mudah, mengatakan 'Dosa-dosamu sudah diampuni' atau 'Bangun dan berjalanlah'? Akan tetapi, supaya kamu mengetahui bahwa Anak Manusia berkuasa di bumi untuk mengampuni dosa," Yesus berkata kepada orang yang lumpuh itu, "Aku berkata kepadamu: Bangunlah, angkat tempat tidurmu, dan pulanglah." Seketika itu juga, orang itu langsung berdiri di depan semua orang dan mengambil tempatnya berbaring, lalu berjalan pulang sambil memuji Allah. Semua orang itu merasa takjub dan memuji Allah. Dengan dipenuhi rasa takut yang besar terhadap kuasa Allah, mereka berkata, "Hari ini kami melihat hal-hal yang luar biasa!" Setelah itu, Yesus keluar dan melihat seorang pengumpul pajak bernama Lewi yang sedang duduk di tempat pemungutan pajak. Yesus berkata kepadanya, "Ikutlah Aku." Maka Lewi pun berdiri, meninggalkan semuanya, dan mengikuti Yesus. Kemudian, ia mengadakan pesta besar untuk Yesus di rumahnya. Banyak pengumpul pajak dan orang-orang lain yang makan bersama mereka. Akan tetapi, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat mulai menggerutu kepada murid-murid Yesus, "Mengapa kamu makan dan minum bersama para pengumpul pajak dan orang-orang berdosa?" Yesus menjawab dan berkata kepada mereka, "Bukan orang-orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang-orang sakit. Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi untuk memanggil orang-orang berdosa supaya mereka bertobat."
Apa yang diajarkan oleh bagian ini kepada kita tentang Allah,
- Ayat ini mengajarkan bahwa Allah merespons iman. Berdoalah agar iman bertumbuh di antara penduduk negeri ini. Kiranya sekalipun iman mereka hanya sebesar biji sesawi, Allah berkenan memakainya untuk melakukan perkara-perkara yang luar biasa demi kemuliaan-Nya.
- Ayat ini juga mengajarkan bahwa Allah tidak segan duduk bersama orang berdosa. Meskipun tindakan itu dianggap skandal, Yesus masuk ke rumah-rumah orang berdosa dan pemungut pajak serta makan bersama mereka. Berdoalah agar orang-orang Kristen rela hidup meneladani Yesus dalam hal ini. Berdoalah agar pria dan wanita beriman membangun relasi yang sejati dan penuh kasih dengan keluarga muslim -- makan bersama mereka, berbagi kehidupan dengan mereka, dan membawa Kabar Baik tentang Yesus kepada mereka.
Apa yang diajarkan oleh bagian ini kepada kita tentang kemanusiaan,
Ayat ini mengajarkan bahwa iman dan tindakan kita berdampak bagi orang lain. Berdoalah agar Allah membangkitkan pria dan wanita yang berani di antara kelompok etnis ini, yang bersedia melakukan apa pun untuk membawa teman-teman mereka datang kepada Kristus.
"Apakah aku sudah bercerita kepadamu bahwa aku pergi berhaji ke Mekah tahun ini?" tanya Rania dengan bangga.
"Ya, Tante, kamu sudah bercerita," jawab keponakannya.
"Hmmm," lanjut Rania tanpa terganggu, "aku menghabiskan dua puluh satu hari di Arab Saudi."
Rania kemudian melanjutkan dengan menceritakan berbagai perbuatan baik lain yang telah dia lakukan. Agama, dengan daftar perintah dan larangan, sering kali membentuk orientasi hati kita dan mendorong kita membandingkan diri dengan orang lain, sehingga ukuran kebenaran menjadi seberapa baik kita dibandingkan sesama.
Yesus berkata, "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa supaya mereka bertobat" (Lukas 5:32). Dengan sikap kerendahan hati, bukan rasa superioritas, berdoalah agar Allah menyingkapkan penyakit rohani umat muslim di negeri ini dan menggerakkan mereka untuk mencari Sang Tabib yang Baik -- satu-satunya yang sanggup menyembuhkan sepenuhnya masalah dosa mereka.
Pemahaman tentang bagaimana bagian ini berhubungan dengan umat Islam,
Penolakan umat muslim terhadap Kristus sangat menyerupai penolakan orang-orang Farisi pada zaman Yesus. Mereka berkata, "Siapakah orang ini yang berani menghujat? Siapakah yang berhak mengampuni dosa selain Allah saja?" Mereka tidak menyangkal mukjizat-mukjizat yang Yesus lakukan, tetapi menolak otoritas-Nya -- bahwa Dia adalah Anak Allah dan memiliki kuasa untuk mengampuni dosa.
Berdoalah agar mukjizat-mukjizat terjadi di negeri ini sebagai kesaksian akan otoritas Yesus sebagai Anak Allah. Bersyukurlah kepada Allah atas banyak tanda dan keajaiban yang telah Dia lakukan di berbagai wilayah dunia muslim. Berdoalah agar semuanya itu menghasilkan pertobatan dalam keluarga, lingkungan, dan lingkaran pertemanan, membawa orang meninggalkan kebenaran diri sendiri dan berpegang pada kebenaran sejati yang ada di dalam Kristus.
Panduan tentang cara berdoa atas ayat ini bagi umat Kristen yang menjangkau umat Muslim di lokasi ini,
Kita hanya mengetahui sedikit tentang keempat orang yang membawa orang lumpuh itu kepada Yesus, tetapi kita dapat melihat bahwa tindakan mereka menuntut usaha, kerja sama, dan pengorbanan.
- Berdoalah agar Allah membangkitkan orang-orang percaya yang mau bekerja bersama untuk membawa Kabar Baik kepada bangsa ini. Berdoalah agar kesatuan di antara orang-orang percaya menjadi sarana yang Allah pakai untuk menghadirkan Injil di negeri ini.
- Berdoalah agar setiap upaya musuh untuk menabur perpecahan melalui ketakutan, penganiayaan, atau kecurigaan digantikan dengan kerja sama yang penuh sukacita dan usaha bersama untuk membawa orang-orang yang terhilang di negeri ini ke kaki Yesus.
Ayat-ayat Alkitab yang dapat digunakan dalam doa :
Kisah lain tentang seorang lumpuh yang disembuhkan dicatat dalam Kisah Para Rasul 3:
"Lalu, Petrus, bersama dengan Yohanes, menatapnya dan berkata, 'Lihat kami.' Orang lumpuh itu mengarahkan perhatiannya kepada Petrus dan Yohanes, sambil berharap menerima sesuatu dari mereka. Akan tetapi, Petrus berkata, 'Aku tidak mempunyai perak atau emas, tetapi yang aku miliki akan kuberikan kepadamu. Dalam nama Kristus Yesus orang Nazaret itu, bangun dan berjalanlah!' Kemudian, Petrus memegang tangan kanan orang itu dan membantunya berdiri. Saat itu juga, kaki dan pergelangannya menjadi kuat."
Tuhan, kami berdoa agar pekerjaan yang Engkau mulai melalui gereja mula-mula terus Engkau lanjutkan hari ini di negeri ini dan di tengah bangsa ini. Sebagaimana penyembuhan itu mendorong Petrus dan Yohanes untuk bersaksi dengan berani tentang Kristus, kiranya mukjizat-mukjizat yang Engkau kerjakan hari ini juga menghasilkan kesaksian yang berani tentang Dia yang menyembuhkan. Kiranya Kristus dihormati dan dimuliakan di tengah umat di tempat ini.