HARI 26: PERAYAAN PASKAH BERSAMA PARA MURID (15 Maret 2026)

Play Audio

Hari ke-26: PERAYAAN PASKAH BERSAMA PARA MURID

Salah satu cara utama Allah menarik umat muslim kepada-Nya adalah melalui studi Alkitab yang sederhana, yang menelusuri kisah Kitab Suci dari Penciptaan hingga Kebangkitan. Aplikasi Waha menyediakan kumpulan kisah Alkitab yang telah diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa. Selama tiga puluh hari ke depan, kita akan berdoa melalui kisah-kisah ini yang menyatakan Yesus, Sang Firman yang menjadi manusia.

Saat Anda membaca ayat-ayat yang mungkin sudah sangat dikenal, bayangkanlah dengan penuh doa bagaimana rasanya membacanya untuk pertama kali — melihat hikmat, kuasa, keindahan, dan otoritas Allah, lalu ditarik untuk percaya kepada Kristus dan menyerahkan kesetiaan kepada-Nya.

Berdoalah bagi umat dan tempat Anda sesuai dengan apa yang Tuhan nyatakan melalui bagian Alkitab hari ini:

Matius 26:17-30 (AYT)

Sekarang, pada hari pertama Roti Tidak Beragi, para murid datang kepada Yesus dan bertanya, "Di mana Engkau ingin kami mempersiapkan makan Paskah bagi-Mu?" Yesus menjawab, "Masuklah ke kota, kepada seseorang, dan katakan kepada-Nya, 'Guru berkata, "Waktu-Ku sudah dekat. Aku akan merayakan Paskah di rumahmu bersama murid-murid-Ku."'" Para murid melakukan seperti yang telah Yesus pesankan kepada mereka, dan mempersiapkan Paskah itu. Sekarang, ketika mulai malam, Yesus duduk makan bersama dengan kedua belas murid. Dan, saat mereka sedang makan, Dia berkata, "Aku mengatakan yang sebenarnya kepadamu bahwa salah satu dari kamu akan mengkhianati Aku." Mereka sangat sedih dan masing-masing orang mulai berbicara kepada-Nya, "Pastinya, bukan aku, Tuhan?" Dan, Dia menjawab, "Ia, yang mencelupkan tangannya ke dalam mangkuk bersama-sama Aku, dialah yang akan mengkhianati Aku. Anak Manusia akan pergi seperti yang tertulis tentang Dia. Namun, celakalah orang itu, yang olehnya Anak Manusia dikhianati! Akan lebih baik bagi orang itu jika ia tidak pernah dilahirkan." Kemudian Yudas, yang akan menyerahkan Yesus, berkata kepada-Nya, "Pasti bukan aku, Rabi?" Yesus berkata kepadanya, "Kamu sudah mengatakannya." Ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti. Dan, setelah memberkatinya, Yesus memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada para murid serta berkata, "Ambillah dan makanlah, ini adalah tubuh-Ku." Kemudian, Dia mengambil cawan, mengucap syukur, dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya, "Kamu semua, minumlah darinya. Sebab, ini adalah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan untuk banyak orang untuk pengampunan dosa-dosa. Aku mengatakan kepadamu bahwa Aku tidak akan meminum hasil pohon anggur ini, dari sekarang sampai hari itu, ketika Aku meminum anggur yang baru bersama kamu dalam kerajaan Bapa-Ku." Setelah menyanyikan sebuah pujian, mereka pergi ke bukit Zaitun.

Apa yang diajarkan oleh bagian ini kepada kita tentang Allah,

Allah sedang menulis satu kisah yang utuh dan menyeluruh. Kita mulai menelusuri kisah ini pada Hari ke-1 kampanye doa, ketika Allah menciptakan segala sesuatu melalui firman-Nya. Kisah itu berlanjut dengan janji tentang Benih Perempuan pada Hari ke-3, pengorbanan pengganti bagi Ishak pada Hari ke-8, dan pintu-pintu yang diolesi darah anak domba pada Hari ke-10. Semua rangkaian ini mengarah kepada ayat hari ini -- penggenapan perjanjian baru yang ditetapkan oleh Yesus.

  • Berdoalah hari ini bagi keluarga dan kelompok pertemanan yang baru mulai mengenal firman Allah. Berdoalah agar mereka memiliki ketekunan dan kerinduan untuk terus menelusuri Kitab Suci, sampai mereka dapat melihat keindahan kisah penebusan ini terungkap secara utuh.

Apa yang diajarkan oleh bagian ini kepada kita tentang kemanusiaan,

Semua manusia memiliki potensi untuk berkhianat. Ketika Yesus berkata bahwa salah seorang dari para pengikut-Nya akan mengkhianati-Nya, mereka semua menjadi sedih dan mulai bertanya satu sama lain, "Apakah aku?" Berdoalah agar orang-orang di negeri ini memiliki kesadaran diri yang jujur tentang kemampuan mereka untuk berbuat jahat. Berdoalah agar pengungkapan ini mendorong mereka datang kepada satu-satunya Pribadi yang sanggup mengampuni kejahatan mereka dan memberikan hati yang baru -- hati yang murni, tulus, tidak mementingkan diri, dan penuh kasih.

Pemahaman tentang bagaimana bagian ini berhubungan dengan umat Islam,

Radhia dibesarkan dalam keluarga muslim yang konservatif. Dia menjalani hidup yang tampak normal -- menikah, memiliki anak, dan dikenal sebagai tetangga yang baik. Ketika dia tiba-tiba kehilangan lebih dari dua puluh pon berat badan, dia pergi ke dokter untuk mencari jawaban. Kemudian, Radhia mengetahui bahwa dirinya menderita gangguan usus yang sangat langka dan membutuhkan operasi yang mahal. Dia pun meminta bantuan keluarganya, tetapi mendapati bahwa tidak seorang pun bersedia menolongnya. Bingung dan merasa ditinggalkan, Radhia menghubungi tetangganya yang beragama Kristen. Meskipun kondisi keuangan tetangga tersebut lebih sulit darinya, oleh kasih karunia Allah, orang Kristen itu menolongnya dan menemaninya melalui masa yang sangat berat.

Siapakah di antara kita yang tidak pernah mengalami pengkhianatan? Umat muslim pun tidak terkecuali. Namun, banyak dari mereka belum mengenal Allah yang dengan sengaja menerima pengkhianatan dan tetap mengasihi para pengkhianat-Nya sampai detik terakhir.

Berdoalah agar ketika umat muslim di tempat ini mengalami pengkhianatan manusia, mereka melalui Kristus dan melalui para pengikut-Nya mengalami penerimaan, kasih, dan pengampunan yang tidak pernah mereka sangka akan mereka terima.

Secara ajaib, ketika Radhia menantikan operasi, dia menaruh kepercayaannya kepada Yesus, dan Dia menyembuhkannya. Operasi pun dibatalkan, dan keluarga Radhia kini berusaha memahami apa yang telah terjadi. Berdoalah agar banyak hati ditarik kepada Kristus melalui kesaksian ini.

Panduan tentang cara berdoa atas ayat ini bagi umat Kristen yang menjangkau umat Muslim di lokasi ini,

  • Berdoalah agar umat Kristen di daerah ini menerima penguatan dan peneguhan iman setiap kali mereka mengambil bagian dalam Perjamuan Tuhan. Berdoalah agar hal ini memperteguh tekad mereka dan membawa mereka ke dalam persekutuan yang semakin dalam dengan Yesus.
  • Berdoalah bagi orang-orang percaya yang hidup dalam keterasingan. Berdoalah agar Allah membangkitkan orang-orang percaya dari kalangan keluarga dan teman-teman mereka, sehingga mereka mengalami berkat menjadi bagian dari tubuh Kristus. Berdoalah agar mereka peka dan taat terhadap cara-cara Allah ingin memakai mereka untuk menjangkau orang-orang di sekitar mereka. Berdoalah agar setiap orang Kristen memiliki persekutuan -- saudara dan saudari dengan siapa mereka dapat berbagi Perjamuan Tuhan.

Ayat-ayat Alkitab yang dapat digunakan dalam doa :

Pada malam ketika Yesus dikhianati, Dia berkata, “Inilah tubuh-Ku, yang diberikan untuk kamu. Lakukanlah ini sebagai peringatan akan Aku.” Dengan cara yang sama, sesudah makan, Dia mengambil cawan dan berkata, “Cawan ini adalah perjanjian baru dalam darah-Ku. Lakukanlah ini, setiap kali kamu meminumnya, sebagai peringatan akan Aku.” Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Dia datang.” (1 Korintus 11:23-26)

Berdoalah agar setiap kali saudara-saudari mengambil Perjamuan Kudus — makan roti dan minum cawan — mereka dengan berani memberitakan kematian Tuhan. Berdoalah agar pemberitaan yang setia ini menarik banyak orang di negeri ini menjadi pengikut Kristus dan turut ambil bagian dalam Perjamuan Tuhan. Berdoalah agar praktik Perjamuan Tuhan menjadi tindakan perlawanan rohani terhadap setiap kuasa yang berusaha menyangkal bahwa Yesus sungguh-sungguh mati. Kiranya semuanya dilakukan dengan pengharapan yang menyala-nyala untuk menyongsong hari ketika kita akan kembali meminumnya bersama Yesus di dalam Kerajaan Bapa-Nya.