Hari ke-3: MANUSIA MELANGGAR PERINTAH TUHAN
Salah satu cara utama Allah menarik umat muslim kepada-Nya adalah melalui studi Alkitab yang sederhana, yang menelusuri kisah Kitab Suci dari Penciptaan hingga Kebangkitan. Aplikasi Waha menyediakan kumpulan kisah Alkitab yang telah diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa. Selama tiga puluh hari ke depan, kita akan berdoa melalui kisah-kisah ini yang menyatakan Yesus, Sang Firman yang menjadi manusia.
Saat Anda membaca ayat-ayat yang mungkin sudah sangat dikenal, bayangkanlah dengan penuh doa bagaimana rasanya membacanya untuk pertama kali — melihat hikmat, kuasa, keindahan, dan otoritas Allah, lalu ditarik untuk percaya kepada Kristus dan menyerahkan kesetiaan kepada-Nya.
Berdoalah bagi umat dan tempat Anda sesuai dengan apa yang Tuhan nyatakan melalui bagian Alkitab hari ini:
Kejadian 3:1-24 (AYT)
Ular adalah yang paling licik dari segala binatang di padang yang telah dijadikan oleh TUHAN Allah. Dia berkata kepada perempuan itu, "Apakah Allah benar-benar berfirman, ‘Kamu tidak boleh makan dari pohon mana pun di taman ini?’" Perempuan itu menjawab ular itu, "Buah dari pohon-pohon di dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah dari pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman, ‘Jangan memakannya ataupun menyentuhnya supaya kamu jangan mati.’" Namun, ular itu berkata kepada perempuan itu, "Kamu pasti tidak akan mati. Sebab, Allah tahu bahwa pada hari kamu memakannya, matamu akan terbuka dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." Ketika perempuan itu melihat bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap dipandang mata, dan pohon itu menarik hati karena memberi pengertian, dia mengambil buahnya dan memakannya. Dia juga memberikan buah itu kepada suaminya yang bersamanya, dan dia pun memakannya. Kemudian, mata mereka berdua terbuka dan mereka tahu bahwa mereka telanjang. Lalu, mereka menyemat daun-daun pohon ara dan membuat cawat bagi mereka sendiri. Ketika mereka mendengar suara TUHAN Allah berjalan-jalan di taman pada waktu hari sejuk, manusia dan istrinya itu menyembunyikan diri dari hadapan TUHAN Allah di antara pohon-pohon di taman. Namun, TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya, "Di manakah kamu?" Manusia itu menjawab, "Aku mendengar suara-Mu di taman ini dan aku takut karena aku telanjang, sebab itu aku bersembunyi." Dia berfirman, "Siapa yang memberitahumu bahwa kamu telanjang? Apakah kamu telah makan dari pohon yang Kularang kamu makan itu?" Manusia itu menjawab, "Perempuan yang Engkau tempatkan bersamaku, dialah yang memberikan buah dari pohon itu kepadaku, maka aku memakannya." Kemudian, TUHAN Allah berfirman kepada perempuan itu, "Apakah yang telah kamu lakukan?" Perempuan itu menjawab, "Ular itu yang menipuku, maka aku memakannya." Lalu, TUHAN Allah berfirman kepada ular itu, "Karena kamu telah melakukan hal ini, terkutuklah kamu di antara segala ternak dan di antara segala binatang di padang; kamu akan menjalar dengan perutmu dan kamu akan makan debu tanah seumur hidupmu. Aku akan mengadakan permusuhan antara kamu dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu dan kamu akan meremukkan tumitnya." Kepada perempuan itu, Dia berfirman, "Aku akan sangat melipatgandakan kesakitanmu saat mengandung; dengan kesakitan kamu akan melahirkan anak-anakmu. Namun, kamu akan berhasrat kepada suamimu dan dia akan berkuasa atasmu." Lalu, kepada Adam, Dia berfirman, "Karena kamu mendengarkan suara istrimu dan makan dari pohon yang Kularang kamu makan, firman-Ku: ‘Jangan makan darinya,’ maka terkutuklah tanah karena kamu; dengan bersusah payah kamu akan makan darinya seumur hidupmu. Semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan kamu akan makan tumbuh-tumbuhan di padang. Dengan peluh di wajahmu, kamu akan makan roti sampai kamu kembali ke tanah karena dari sanalah kamu diambil; sebab kamu adalah debu dan kamu akan kembali menjadi debu." Adam menamai istrinya Hawa karena dialah ibu dari semua yang hidup. TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk Adam dan istrinya, lalu mengenakannya kepada mereka. Kemudian, TUHAN Allah berfirman, "Lihat, manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat. Sekarang, jangan sampai dia mengulurkan tangannya dan mengambil juga dari pohon kehidupan, lalu memakannya dan hidup selamanya." Sebab itu, TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden untuk mengusahakan tanah dari mana dia diambil. Setelah Allah menghalau manusia itu keluar, di sebelah timur taman Eden ditempatkan-Nyalah kerub-kerub dengan pedang api yang menyambar-nyambar untuk menjaga jalan menuju pohon kehidupan.
Apa yang diajarkan oleh bagian ini kepada kita tentang Allah,
Ayat ini menunjukkan bahwa Allah bertindak dengan keadilan, belas kasihan, dan rahmat ketika Dia berinteraksi dengan umat manusia setelah mereka melanggar perintah-Nya. Meskipun pelanggaran tersebut menuntut adanya hukuman, Dia segera meluncurkan rencana penyelamatan untuk membalikkan kutukan yang telah terjadi.
Pada zaman Yesus, banyak orang tidak memahami bagaimana Mesias akan bekerja. Sebagai contoh, meskipun mereka telah membaca Kejadian 3:15 berulang kali, mereka tetap tidak mengenali bahwa Yesus adalah penggenapan janji tersebut.
- Demikian pula, ketika umat Muslim membaca ayat ini, mereka tidak memahami bahwa Yesus adalah penggenapan dari janji tersebut. Berdoalah agar melalui karya Roh Kudus, mata mereka dibukakan untuk melihat kenyataan ini.
Apa yang diajarkan oleh bagian ini kepada kita tentang kemanusiaan,
Ayat ini mengajarkan bahwa ketidaktaatan terhadap perintah Allah mengakibatkan pemisahan yang bersifat kekal dari-Nya.
- Saat umat Muslim membaca kisah ini, berdoalah agar Allah menyatakan kepada mereka realitas pemisahan tersebut. Baik mereka merasa telah melakukan "dosa besar" maupun "dosa kecil", kiranya mereka menyadari kesalahan mereka dan mencari jalan keluar melalui firman Tuhan.
Pemahaman tentang bagaimana bagian ini berhubungan dengan umat Islam,
Jihene menganggap dirinya sebagai "orang baik dengan hati yang bersih" dan percaya bahwa amal perbuatannya akan menjamin tempat baginya di surga. Dia belum pernah membaca Taurat maupun Injil secara mendalam.
- Berdoalah agar banyak Muslim seperti Jihene membaca kisah ini dan menyadari noda dosa yang kita semua pikul sebagai manusia yang telah durhaka kepada Allah.
- Mintalah kepada Allah untuk membangkitkan rasa ingin tahu agar mereka mau membaca dan menemukan bagaimana Dia meluncurkan rencana penyelamatan bagi kita semua.
Panduan tentang cara berdoa atas ayat ini bagi umat Kristen yang menjangkau umat Muslim di lokasi ini,
Kisah ini menggambarkan rasa bersalah, malu, dan takut yang menyelimuti Adam dan Hawa ketika mereka berbuat dosa.
- Berdoalah bagi orang-orang Kristen agar mampu menceritakan kisah keselamatan mereka dengan cara yang mendorong orang lain rindu memahami Alkitab.
- Berdoalah agar orang-orang Kristen dapat menjelaskan secara efektif bagaimana Allah telah menutupi rasa malu mereka dan membawa penyembuhan ke dalam hubungan yang rusak dengan Allah.
Ayat-ayat Alkitab yang dapat digunakan dalam doa :
Bapa, kami berdoa agar umat di negeri ini bersukacita dalam kebenaran Roma 5:15-21. Jika oleh pelanggaran satu orang banyak yang mati, betapa lebih besar lagi anugerah Allah yang melimpah melalui satu orang, Yesus Kristus.
- Kiranya banyak orang menerima anugerah kebenaran melalui Yesus Kristus.
- Biarlah mereka disadarkan akan dosa, dan kiranya kesadaran tersebut membawa sukacita serta ucapan syukur atas anugerah yang menutupi dosa mereka.