Batu Bara yang Banyak Sekali

3 / 11 / 2011
admin

Di malam Natal tahun 1948, salju turun terus-menerus, berputar, dan bergerak di sekeliling truk pembuangan sampah saya yang sudah tua saat saya menyetir menuju Gunung West Virginia. Salju sudah turun berjam-jam dan kedalamannya telah mencapai 20 hingga 25 cm. Tugas saya saat itu adalah mengantarkan batu bara untuk para penambang yang tinggal di perkampungan batu bara. Saya selesai lebih cepat dari waktu yang seharusnya dan sedang dalam perjalanan pulang.

Rahasia Memberi dengan Sukacita

3 / 11 / 2011
admin

Natal -- masa untuk memberi dan menerima hadiah -- sudah tiba. Sambil memikirkan kegiatan komersialisme yang tampaknya menjadi ciri dalam masa Natal, saya mulai berpikir apakah Alkitab menuliskan tentang hadiah dan memberi, yang mungkin dapat membantu.

Renungkan Arti Kelahiran-Nya

3 / 11 / 2011
admin

"Terang yang ilahi, Allah yang sejati, t'lah turun menjadi manusia. Allah sendiri dalam rupa insan! Sembah dan puji Dia, Tuhanmu!" (Lagu Kidung Jemaat 109:2)

Natal di China -- Sebuah Kisah Nyata

3 / 11 / 2011
admin

Sekitar 26 tahun yang lalu, ada bencana besar yang terjadi di China dan berlangsung selama 10 tahun. Selama jangka waktu tersebut, banyak orang percaya di China dianiaya dan dibunuh. Orangtuaku termasuk diantaranya.

Hadiah Natal dari Michael

3 / 11 / 2011
admin

Hi, nama saya Michael dan umur saya 7 tahun. Saya ingin menceritakan sebuah kisah tentang seorang anak Yahudi yang tinggal di Betlehem pada masa Yesus dilahirkan. Anak itu namanya juga Michael. Kisahnya adalah sebagai berikut:

Nama-Nya Ajaib

3 / 11 / 2011
admin

Konon, ada sepasang suami istri yang menamai anak perempuan mereka dengan nama Sri Rezeki. Mereka berharap anaknya kelak memiliki banyak rezeki. Namun, saat usianya baru memasuki delapan belas tahun, Sri Rezeki terpaksa menikah karena sudah hamil di luar nikah. Mau tidak mau orang tuanya merestui perkawinan tersebut. Nasib putri mereka bertentangan dengan harapan ketika mereka menamai putrinya. Menantu mereka ternyata seorang yang gagal. Alih-alih berkelimpahan rezeki, sebaliknya dia sepi rezeki.