Berdoa di dalam Kuasa Roh 1

31 / 3 / 2011
admin

Salah seorang tokoh doa yang dicatat dalam Alkitab adalah Rasul Paulus. Melalui surat-suratnya yang ditujukan kepada orang-orang Kudus pada zamannya, dia telah membuka hatinya kepada kita. Dalam cara yang sangat pribadi, dia telah mengajarkan kepada kita langkah demi langkah mengenai kuasa, maksud, dan praktik dari doa. Dalam Efesus 6 kita belajar mengenai perlengkapan perang dan senjata dari seorang pejuang doa. Kita diberitahu agar berdoa dengan setia dalam berbagai cara untuk saudara-saudara kita di dalam Kristus, di mana pun mereka saat ini berada. Kita bersukacita karena menurut Roma 8:26-27, Roh Kudus sendiri akan menolong kita berdoa sesuai dengan kehendak Bapa. Apabila kita berdoa "di dalam Roh" maka kita mampu untuk mendoakan doa-doa Allah, merasakan perasaan-perasaan Allah, dan memikirkan pikiran-pikiran Allah.

ICW - Informasi Pelayanan Elektronik Kristen

23 / 3 / 2011
admin

Sejak 1999, publikasi ICW yang memuat informasi-informasi tentang pelayanan elektronik kristiani, telah mencapai lebih dari 280 edisi. Mulai tahun 2011, ICW terbit seminggu sekali dengan format yang lebih ringan dan mudah dibaca. Kolom-kolomnya terdiri dari ulasan situs Nusantara, ulasan situs mancanegara, ulasan Facebook, ulasan forum, serta ulasan milis. Selain itu, di setiap edisi juga terdapat artikel maupun tip yang pasti berguna untuk Anda.

Kami mengundang Anda untuk berlangganan publikasi ICW. Berlangganan ICW tidak dikenakan biaya, dan Anda dapat memperoleh berkat setiap minggunya melalui mailbox Anda.

Yosua: Melakukan Perkara Besar

23 / 3 / 2011
admin

Yosua adalah seorang pemimpin yang menggantikan Musa. Namanya cukup tenar dan disebut sebanyak 201 kali dalam Alkitab. Kehebatan kepemimpinannya tidak kalah dibanding dengan Musa. Tuhan pun meneguhkan, "Seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau." (Yosua 1:5)

Kemenangan Kasih

23 / 3 / 2011
admin

Biasanya ketika seseorang berbicara mengenai kasih Kristus, segera pembicaraan itu akan diarahkan kepada karya salib. Karena di kayu salib itulah kasih Allah dinyatakan secara luar biasa dengan menyerahkan Anak Tunggal-Nya sebagai kurban untuk pengampunan dosa manusia. Di kayu salib itu pun Anak Allah karena kasih-Nya rela tunduk dan taat kepada kehendak Bapa untuk menumpahkan darah-Nya, memecah-mecahkan tubuh-Nya, dan menyerahkan nyawa-Nya demi keselamatan manusia.

Prioritas Doa Syafaat 2

23 / 3 / 2011
admin

4. Sebuah Komitmen untuk Bertahan

Sementara Yesus melanjutkan pelayanan-Nya ke kota-kota dan desa-desa dekat Yerusalem, maka semakin dekatlah waktunya bagi Dia harus mengurbankan hidup-Nya di atas kayu salib. Ketika Ia sedang melayani di salah satu desa, sekelompok orang Farisi mendatangi-Nya dengan peringatan keras, "Pergilah dan tinggalkanlah tempat ini karena Herodes hendak membunuh Engkau" (Lukas 13:31).

Yesus segera menjawab, "Pergilah dan katakanlah kepada si serigala itu: Aku mengusir setan dan menyembuhkan orang, pada hari ini dan besok, dan pada hari yang ketiga Aku akan selesai. Tetapi hari ini dan besok dan lusa Aku harus meneruskan perjalanan-Ku, sebab tidaklah semestinya seorang nabi dibunuh kalau tidak di Yerusalem (Lukas 13:32-33).