Kesaksian

Madame Jeanne Guyon

12 / 5 / 2010
admin

Madame Jeanne Guyon dilahirkan sebagai anak yang cantik. Ia tinggal dalam keluarga Perancis yang berada. Pada umur sepuluh tahun, ia menemukan sebuah Alkitab dan menghabiskan seluruh hari-harinya untuk membacanya. Ia sering berdoa walaupun keluarganya menentangnya.

Rasa Haus Bangsa Rusia Akan Kristus

12 / 5 / 2010
admin

Aku dilahirkan sebagai yatim piatu sejak tahun-tahun pertama kelahiranku. Karena dibesarkan dalam suatu keluarga yang tak mengenal agama, aku tidak pernah mendapat pendidikan agama sewaktu kecil. Pada usia 14 tahun, aku telah menjadi seorang ateis yang keras seperti orang-orang komunis saat ini. Inilah akibat dari masa kecil yang pahit -- saat di mana aku sudah mengenal kemiskinan dalam tahun-tahun yang sukar selama Perang Dunia I.

Turki: Ercan Sengul

12 / 5 / 2010
admin

Ketika Ercan Sengul memberikan hidupnya kepada Kristus di negara non-Kristen, Turki, beberapa orang menganggapnya sebagai suatu pembangkangan terhadap budaya dan bangsanya. Ketika ia berkata bahwa ia akan memberikan apa pun bagi Tuhan, ia benar-benar melakukan nantinya. Namun, sekarang bagaimana?

Satu-Satunya Orang Kristen di Maroko

1 / 4 / 2010
admin

Baru-baru ini seorang percaya Maroko berkata kepada perwakilan KDP bahwa ketika menerima Kristus, ia merasa ia adalah "satu-satunya orang Kristen di Maroko". Walaupun demikian, ia kaget ketika ia bertemu beberapa orang Kristen Maroko, dan bergabung dengan persekutuan kecil mereka.

Titanic: DR. Robert Bateman

1 / 4 / 2010
admin

Dr. Robert Bateman dengan lembut membantu saudara iparnya naik ke perahu penyelamat. "Jangan takut, Annie. Hal ini adalah ujian bagi iman kita. Aku harus tinggal dan menolong yang lain. Kalau kita tidak dapat bertemu lagi di bumi ini, kita akan bertemu di surga." Bateman menjatuhkan sapu tangannya ketika perahu itu turun menuju air yang dingin dan gelap di bawah. "Ikatkan di lehermu, Annie. Kamu akan kedinginan."

Ia Akan Memampukanku Untuk Menanggungnya

1 / 4 / 2010
admin

Rose Allen melompat dari tempat tidurnya dan mengintip ke luar jendela. Di sana, di depan pintunya, berdiri seorang kepala polisi, dua orang petugas polisi, dan segerombolan orang yang sedang membawa obor. Mereka sedang berbicara kepada ayahnya di anak tangga pintu. Ia menatap pada jam di atas rak pada perapian. Pukul 02.00 dini hari.

Ibu dari Rose, Alice Munt, telah terbangun pula oleh gedoran yang keras pada pintu. "Ada apa, Rose?" Ia berbisik.

Pengantin Baru yang Menjadi Martir

1 / 4 / 2010
admin

Lorenzo adalah seorang pemuda yang pendiam, lemah lembut dalam berbicara, dan serius. Ibunya, Veronica, dekat dengannya karena ia berbakti dan patuh. "Ia melakukan apa yang telah dikatakannya. Ia adalah seorang pemuda yang baik," kata Veronica. Pada usia 18 tahun, Lorenzo diundang menghadiri ibadah gereja injili tidak jauh dari rumahnya. Ketika ia menerima Kristus, keluarganya melihat sebuah perubahan terjadi dalam perilakunya. "Ia menjadi lebih baik terhadap orang lain dan anggota keluarganya," kata Veronica, "ia ingin bernyanyi dan mengabarkan firman. Ketika ia berdoa pada malam hari, ia biasanya berdoa selama 2 atau 3 jam dan meminta Tuhan mengampuninya atas kesalahan selama 1 hari."

Siap Hadapi Tantangan

23 / 3 / 2010
admin

Seorang hamba Tuhan yang melayani di Kalimantan, Mulyana (32 tahun) (bukan nama sebenarnya), menceritakan tantangan yang dihadapinya dalam pelayanan.

"Saya merintis pelayanan ini sejak Januari 2000. Dan sejak saat itu banyak tantangan yang saya hadapi. Pada bulan Agustus 2004, beberapa orang yang tidak suka terhadap perkembangan kekristenan melakukan tindakan pelecehan dengan cara membakar Alkitab di tengah-tengah lapangan bola. Pihak berwajib yang menyelidiki kejadian itu hingga kini tidak bisa memutuskan tindakan apa yang harus diambil.

Yusuf Dahaga di Balik Jubah

23 / 3 / 2010
admin

Ada seorang pemuda yang bernama Yusuf. Ayahnya mengusirnya keluar dari rumah saat ia masih remaja ketika ia menjadi Kristen. Tetapi pengusiran itu tidak menghentikan keinginan untuk membagikan imannya. Ia mengabarkan tentang Isa Almasih, sang Juru Selamat ke mana pun ia pergi. "Aku selalu mulai dengan firman Allah. Mereka tertarik dan ingin tahu lebih dalam." Walaupun mayoritas penduduk di negaranya beragama bukan Kristen, namun hukum negara itu mengatakan setiap orang bebas untuk beribadah. Tetapi di negaranya, orang-orang Kristen dianiaya oleh anggota keluarga dan tetangga.

Tantangan Adalah Kesempatan

23 / 3 / 2010
admin

QM tidak gentar menghadapi tantangan. Ia ingin menjangkau orang-orang yang belum percaya di negaranya. Oleh karena itu, ia membawa istri dan anak-anaknya pindah ke wilayah yang paling tidak stabil di dunia -- sebuah provinsi di barat laut Pakistan. Kekerasan yang terus berlangsung membuat wilayah tersebut menjadi suatu tempat yang berbahaya, tapi QM justru melihatnya sebagai suatu kesempatan untuk membagikan kuasa Kristus. Sebuah organisasi misi memasok QM dengan buku-buku. QM juga menggunakan buku yang berjudul "Bagaimana Kita Mengenal Tuhan". QM menggunakan buku-buku untuk berbicara kepada orang-orang mengenai Kristus, walaupun isi buku-buku tersebut dapat mengakibatkan dirinya dihukum mati oleh para pengikut kelompok garis keras.