Minggu, 29 Desember 2013 -- Eritrea

12/28/2013 6:00 pm
Asia/Jakarta

Teruslah berdoa agar pemerintah Eritrea mengubah pandangan mereka mengenai orang Kristen Injili. Pemerintah menuduh orang Kristen Injili sebagai oposisi yang memaksakan demokrasi asing, HAM, dan kebebasan beragama sebagai agenda nasional mereka. Menuduh mereka menjajakan kebohongan dan membesar-besarkan sejarah negara, ekonomi, kepemimpinan, dan orang-orang, saat menggunakan agama sebagai alat politik untuk membenarkan dan mewujudkan tujuan politiknya.

Komentar