edisi 91 - Rahasia Doa (2)

Rahasia Doa (2)

Shalom,

Ada berbagai macam cara dalam berdoa. Cara berdoa yang paling efektif adalah dengan menundukkan diri di hadapan Tuhan, sebagaimana seorang pemungut cukai yang berdoa di Bait Allah. Saat orang Farisi memegahkan diri dalam berdoa, pemungut cukai justru melakukan yang sebaliknya. Bersujud di pelataran Bait Allah, menaruh tangannya di dada, berseru dan menangis kepada Tuhan bahwa ia adalah orang berdosa. Begitu pula dengan kita, sikap hati harus dibangun pada saat berdoa. Dalam ketulusan, terdapat jawaban dari Tuhan.  ... selengkapnya »

Memasuki Ruang Rahasia Doa (2)

Orang-orang Farisi berpusat pada diri mereka sendiri. Ketika berdoa di hadapan banyak orang, mereka ingin dikenal sebagai para pendoa yang kudus. "Bukan kamu," kata Yesus. Anda harus mencegah semua gangguan. Anda harus menyingkirkan kekacauan. Tutuplah pintunya! Kita tidak pernah sungguh-sungguh membutuhkan anugerah-Nya seperti saat kita datang kepada-Nya dalam doa. Tutuplah pikiran Anda dari semua pemikiran tentang orang lain dan hormatilah Allah saja. Jangan biarkan pikiran Anda dipenuhi dengan apa yang ada di sekitar Anda, melainkan dengan Allah yang tidak terlihat.

Berapa banyak doa kita yang hanya sebatas ucapan di mulut saja? Betapa besar kebutuhan kita untuk mengerti bahwa Kristus adalah Pendoa syafaat kita. Ada banyak cara untuk melakukan dengan benar apa yang Tuhan peringatkan. Apakah doa-doa kita (pribadi atau keluarga) berbeda ketika ada tamu? Apakah anak Anda akan berkata kepada penatua atau majelis yang datang berkunjung, "Ayah, engkau berdoa lebih lama karena majelis ada di sini." Apakah kita berdoa secara tersembunyi (dalam doa pribadi), dengan cara begitu semua orang tahu bahwa kita berdoa secara pribadi? Anak-anak, apakah kamu berdoa dengan tersembunyi ketika kamu berada di restoran? Apakah kamu berdoa dalam hati dan menundukkan kepalamu lebih lama dibandingkan orang lain, untuk meyakinkan bahwa semua orang tahu bahwa kamu berdoa dan kamu berdoa lebih lama daripada orang lain? Jika demikian, kamu berdoa agar dilihat manusia. Yesus melarang hal itu.  ... selengkapnya »

Komentar


Syndicate content