Dua Belas Doa Natal
Beberapa hadiah terbaik tidak dikenakan biaya sepeser pun, tapi bertahan selamanya
Beberapa hadiah terbaik tidak dikenakan biaya sepeser pun, tapi bertahan selamanya
Terdapat berbagai cara untuk menjelaskannya: berikan pipi yang lain,... berjalan satu mil lebih jauh,... melakukan hal yang baik kepada mereka yang membenci kita,... mengasihi musuh kita,... menumpukkan bara api di atas kepala seseorang. Kita mungkin mengatakannya dengan cara yang berbeda, tetapi tindakan yang dilakukan mengandung unsur yang sama.
"Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya". (1 Samuel 1:27)
Ada sebuah kisah lama yang diceritakan oleh para pendeta tentang seorang pria yang terjebak di atap rumahnya selama banjir, angin topan atau tsunami (sesuaikan dengan bencana alam yang terjadi di tempat Anda). Air naik dengan cepat.
Bersatu dalam doa adalah cara yang kreatif untuk meningkatkan pertumbuhan rohani Anda.
Kita akan semakin mempercayai Tuhan ketika membaca Firman Tuhan, merenungkan konsep ilahi, dan menjadi dewasa di dalam Tuhan.
“Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.” (Matius 6:13)
"Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus." (Yudas 1:20)
Dietrich Bonhoeffer (1906-1945) adalah seorang pendeta Lutheran yang tumbuh besar di Berlin selama kebangkitan partai Nazi. Semenjak masih muda, dia telah tertarik kepada etika dan karakter moral. Bonhoeffer bertugas sebagai kurir dalam perlawanan rakyat Jerman, melatih pendeta-pendeta lainnya, dan membantu orang-orang Yahudi melarikan diri ke Swiss selama masa Holocaust (genosida terhadap orang Yahudi yang berlangsung secara sistematis, dan didukung oleh pemerintahan Nazi Jerman, -- Red.). Dia dihukum mati tepat sebelum berakhirnya Perang Dunia II akibat keterlibatannya dalam percobaan pembunuhan Hitler yang gagal.