ARTIKEL

Kelompok Doa Ibu-Ibu Kristen: Bagaimana Memulai Sebuah Kelompok Doa di Sekolah Anak Anda

Ide memulai sebuah kelompok doa ibu-ibu Kristen di sekolah negeri anak Anda nampak seperti suatu ide yang cemerlang, tapi Anda perlu berhati-hati sebelum memulainya. Banyak sekolah tidak mendukung kegiatan yang bernuansakan agama tertentu karena takut dianggap mengesampingkan agama yang lain. Meski begitu, mungkin ada banyak ibu-ibu seperti Anda yang tertarik untuk ikut bergabung dengan kelompok seperti ini. Inilah beberapa tips untuk memulai kelompok doa di sekolah anak Anda.  ... selengkapnya »

Kuasa Doa (Kisah Para Rasul 12:1-19)

Sebelum masuk pada pembahasan yang sebenarnya, terlebih dulu akan saya jelaskan sedikit tentang latar belakang kisah yang diceritakan dalam bacaan Alkitab di atas. Perikop tersebut mengisahkan tentang penangkapan dan pembunuhan para pemimpin jemaat mula-mula. Peristiwa ini terjadi pada masa pemerintahan Raja Herodes. Pada waktu itu, Raja Herodes mulai melakukan tindakan keras terhadap beberapa orang dari jemaat. Dia menyuruh anak buahnya untuk membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang. Ternyata perbuatannya ini menyenangkan hati orang-orang Yahudi yang juga sangat anti terhadap kekristenan yang sedang bertumbuh pesat sekali. Melihat kenyataan seperti ini, Herodes semakin bergairah dalam melaksanakan aksinya untuk menekan serta memusuhi orang-orang Kristen. Sebagai langkah selanjutnya, dia kemudian memerintahkan anak buahnya supaya menahan Petrus juga.  ... selengkapnya »

Bersyukurlah Atas Anak Anda Setiap Kali Berdoa

Berdoalah untuk putra Anda. Biarkan dia mendengar ucapan syukur Anda kepada Tuhan atas keberadaan mereka. Tidak ada yang dapat menyampaikan rasa kasih yang lebih intim atau mendalam selain ucapan syukur itu. "Tuhan mengasihimu dan aku juga." Itu adalah pemikiran yang bijak untuk disampaikan kepada putra-putri Anda sesering mungkin. Tegaskan kebenaran itu untuk Tuhan dan putra Anda dengan mengatakan:  ... selengkapnya »

Pentingnya Berdoa

Efesus 6:18 mengatakan, "Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang kudus." Jika kita merenungkan ayat ini, maka orang Kristen yang cerdas tentu tergerak hatinya dan akan berkata, "Aku harus berdoa, berdoa, sekali lagi berdoa. Aku harus berdoa dengan segenap hati dan kekuatanku." Kata "setiap waktu, permohonan yang tak putus-putusnya, segala orang kudus, dan berjaga-jagalah" artinya "tidak tidur". Rasul Paulus mengetahui sifat manusia yang malas, terutama malas untuk berdoa. Alangkah jarangnya kita berdoa sampai kita tahu bahwa kita telah memperoleh permintaan yang sudah kita doakan. Sering kali, gereja dan orang-orang Kristen hampir sampai kepada berkat di dalam doa mereka, tetapi pada saat itu mereka mengantuk dan berhenti.  ... selengkapnya »

Doa Bapa Kami (Matius 6:5-14)

"Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya." (Matius 6:11)

Salah satu buah pertobatan sekaligus salah satu ukuran pertumbuhan serta kedewasaan rohani kita adalah "mencukupkan dengan apa yang Tuhan beri". Persoalannya adalah, bagaimana caranya agar dapat membawa hidup kita ini pada "mencukupkan dengan apa yang Tuhan beri"? Alkitab berkata, "Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi daripada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing" (Roma 12:3). Firman Tuhan mengajarkan bahwa "janganlah kita memikirkan hal-hal yang lebih tinggi daripada yang patut kita pikirkan". Selanjutnya, Roma 12:16 mengatakan,  ... selengkapnya »

Doa Bapa Kami (Matius 6:5-14)

"DIKUDUSKANLAH NAMA-MU." (MATIUS 6:9B)

1 Korintus 3:16 mengatakan bahwa rumah Bapa yang sesungguhnya itu ada di dalam hidup kita. Bagaimana seseorang dapat mengenal atau mengetahui siapakah Yesus itu? Dengan cara melihat rumah-Nya, yang tidak lain adalah hidup kita ini. Jikalau hidup kita (rumah Allah) ini kudus, benar, dan ada terang, maka orang lain akan mengetahui juga siapa Juru Selamat dunia itu. Rasul Paulus berkata, "... aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku" (Galatia 2:20a). Matius 5:8 mengatakan, "Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah." Bagaimana mereka bisa melihat Allah? Bagaimana orang lain dan bangsa-bangsa bisa melihat Yesus? Yaitu "DENGAN MELIHAT kehidupan kita yang kudus".  ... selengkapnya »

Mengajarkan Cara Berdoa kepada Anak

Ketika Ia mengajar murid-murid-Nya mengenai apa yang akan terjadi setelah kematian dan kebangkitan-Nya, Yesus menyuruh mereka untuk berdoa kepada Bapa dalam nama-Nya  ... selengkapnya »

Mengucapkan Doa -- Atau Berdoa?

Kita semua adalah guru bagi anak-anak. Mereka mengamati kita, meniru kita, dan belajar dari kita. Pendekatan yang kita gunakan untuk mengajar akan sangat menentukan hasil dari proses belajar mengajar itu. Bagaimana kita dapat menentukan pendekatan apa yang akan kita gunakan? Hal itu berasal dari pemahaman kita terhadap konsep-konsep dasar yang melandasi cara kita mengajar.  ... selengkapnya »

Sebelas Alasan Mengapa Doa Itu Penting

Reuben A. Torrey, dalam bukunya "How to Pray" (New York: Revell, 1900), memberikan sebelas alasan mengapa doa itu penting, yaitu:  ... selengkapnya »

Makna Doa Bagi Seorang Anak

"Allah Bapa, terima kasih atas mama dan papa dan Carol dan Don dan Tippy. Tolong aku untuk menjadi seorang penolong yang baik kalau kami memotong rumput besok."
 ... selengkapnya »

Komentar


Syndicate content