Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Doa

Loading

Doa untuk Membangkitkan Lazarus (Yohanes 11:41-42)

Sebelum mempertimbangkan doa yang singkat ini, baiklah kita lebih dulu memperhatikan kata "masygul" dalam ayat-ayat 33 dan 38. Dalam bahasa Yunani ayat ini menjelaskan bahwa Yesus "masygul karena marah". Ia marah. Ia marah terhadap apa yang telah dilakukan oleh dosa -- mendatangkan maut kepada manusia.

"Bapa Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku" (Yohanes 11:41). Yesus telah berdoa kepada Allah Bapa untuk membangkitkan Lazarus sebelumnya - mungkin ketika Ia mendengar bahwa Lazarus sedang sakit. Yesus sudah memperoleh jawaban sebelum Ia bertindak. Tidak ada mantera tertentu, juga tidak ada pergumulan dalam doa-Nya, kecuali ucapan syukur yang sederhana. Yesus tahu jika Ia gagal, pernyataan-Nya sebagai Anak Allah tidak akan dipercayai lagi. Jika Ia berhasil para pemimpin orang Yahudi akan membunuh Dia. Doa ini dimulai dengan ucapan syukur. Dr. A,B. Simpson menulis: "Tidak ada doa yang lebih hebat yang pernah diucapkan daripada doa ini, `Bapa Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku.' Ini adalah pola dari iman yang berkemenangan pada saat kita sedang menghadapi pencobaan, pada saat kita menghadapi bencana yang menyedihkan dan penderitaan yang melelahkan. Doa seperti ini akan membawa kelepasan yang sesuai dengan kehendak Allah."

Yesus melanjutkan, "Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku" (Yohanes 11:42). Yesus tidak merasa heran karena Allah mendengar doa-Nya. Memang Allah selalu mendengar doa-Nya. Ia tidak melakukan apa-apa sendirian; Ia dan Bapa berkerja sama.

Suara Yesus yang lantang, memanggil Lazarus ke luar dari kubur, bukanlah untuk kepentingan Lazarus, melainkan untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka dapat melihat bahwa Lazarus langsung bangkit bersama perintah Tuhan Yesus.

Tindakan Yesus ini merupakan suatu janji dan jaminan atas kebangkitan yang akan datang pada waktu kedatangan Yesus yang kedua kali. "Kelak akan ada orang-orang seperti Lazarus, yang telah lama berbaring dalam kubur mereka, bagi mereka akan terbukti bahwa, 'Ia akan hidup walaupun sudah mati" (ayat 25). Akan ada orang-orang yang tetap hidup pada waktu kedatangan-Nya dan bagi mereka akan terbukti bahwa, "Setiap orang yang hidup dan percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya" (ayat 26)," Dr. A.B. Simpson.

Komentar