Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Doa

Loading

Ingatkah Kamu Berdoa?

Redaksi: Sebelum Anda mengajarkan bahan cerita ini kepada anak-anak SM Anda, introspeksilah diri dengan bertanya, "Apakah saya juga sudah mempraktekkan pelajaran ini dalam hidup saya pribadi?" Jika belum, maka sulit bagi Anda untuk bisa mengajarkannya kepada anak-anak SM Anda.

INGATKAH KAMU BERDOA?

"Sudah waktunya kamu berdoa sebelum pergi tidur," kata ibu kepada Jaka. Tetapi Jaka ingin menyelesaikan buku bacaannya satu halaman lagi. Kemudian ia ingin menyiapkan alat-alat yang akan dibawanya ke sekolah besok. Ia juga ingin membereskan kamarnya sedikit. Setelah itu Jaka berkata bahwa ia harus memberi makan ikan-ikan mas peliharaannya.

Jaka juga masih mengerjakan hal-hal yang lain pada detik-detik terakhir. Akhirnya ibu berkata, "Sudah, jangan lakukan apa-apa lagi! Sudah waktunya kamu tidur!" Kadang-kadang para ibu terpaksa mengucapkan kata-kata seperti itu, bukan?

Tetapi sekarang Jaka sudah terlalu lelah sehingga ia tidak dapat berdoa. Ia tertidur sebelum ia selesai berdoa.

Maukah kamu berbicara tentang berdoa kepada Jaka? Apakah yang akan kamu katakan?

Renungan Singkat tentang Berdoa:

  1. Apakah Jaka mendahulukan doa atau ia berdoa sesudah ia melakukan hal-hal yang lain?

  2. Apakah yang terjadi sehingga menghalangi Jaka untuk berdoa sebagaimana yang seharusnya dilakukannya?

  3. Mengapa kita harus berdoa setiap hari?

  4. Bagaimanakah perasaanmu jika ayah atau ibumu tidak berbicara kepadamu hari ini?

  5. Bagaimanakah perasaan Tuhan Yesus jika kamu tidak berbicara kepada-Nya hari ini?

Keesokan harinya ibu dan Jaka bercakap-cakap tentang hal berdoa setelah Jaka pulang dari sekolah. "Mari kita membuat daftar tentang pekerjaan yang harus kamu lakukan malam ini," kata ibu.

Jaka membuat sebuah daftar. Ada enam hal yang harus dilakukannya. Ia tidak lupa mencantumkan dalam daftarnya hal-hal seperti memberi makan ikan masnya.

"Cantumkanlah juga di depan setiap pekerjaan itu waktu yang kamu rencanakan untuk melakukannya," kata ibu.

Jaka tersenyum, ia pun menulis "sebelum makan malam" di depan pekerjaan seperti "memberi makan ikan mas" dan "membersihkan kamar tidur". Kemudian ia mencantumkan waktu khusus untuk membaca Alkitab dan berdoa sebelum waktu tidur. Menurut kamu, apakah ini gagasan yang baik?

Renungan Singkat tentang Tuhan Yesus dan Kamu:

  1. Haruskah kita menyediakan waktu khusus untuk membaca Alkitab dan berdoa? Mengapa?

  2. Menurut kamu, apakah Tuhan Yesus akan melupakanmu hari ini? Jika Ia tidak pernah melupakan kita, kita juga tidak boleh melupakan Dia, bukan?

Bacaan Alkitab:
Mazmur 86:1-7.

Kebenaran Alkitab:
Kasihanilah saya, ya Tuhan, sebab kepada-Mulah saya berseru sepanjang hari (Mazmur 86:3).

Doa:

Dengarkanlah ketika saya berdoa, ya Tuhan Yesus, karena saya ingin bercakap-cakap dengan-Mu sepanjang hari. Amin!

Sumber:

Judul buku : 100 Renungan Singkat untuk Anak-anak
Penulis : V. Gilbert Beers
Penerbit : Yayasan Kalam Hidup Bandung
Halaman : 94 -- 95

Dipublikasikan: http://pepak.sabda.org/ingatkah_kamu_berdoa

Komentar