ARTIKEL DOA

Kumpulan artikel rohani yang membahas berbagai topik tentang doa secara lebih mendalam, sistematis, dan alkitabiah untuk menolong Anda memahami serta mempraktikkan kehidupan doa yang sehat.

Doa 1

14 / 12 / 2011

Jika kita melihat Alkitab, kita mendapatkan bahwa Allah menghendaki agar "semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran" (1 Timotius 2:4; 2 Petrus 3:9). Kita juga mendapatkan bahwa kedatangan Tuhan Yesus ke dunia, tergantung kepada penggenapan Amanat Agung, "Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." (Matius 24:14) Namun, bila kita melihat kepada dunia di sekeliling kita, kita bertanya-tanya, Tuhan, bagaimana semua perkara ini akan terjadi? Kita merasa bingung, merasa sangat terbeban, bahkan kadang-kadang merasa putus asa.

Rayakan Epifania

6 / 12 / 2011

Bahwa kami bisa menjadi seperti-Mu
Pada epifania besar Mu;
Dan dapat memuji-Mu, selamanya,
Allah dalam manusia menjelma. -- Wordsworth

Epifania jatuh pada tanggal 6 Januari, malam kedua belas dari dua belas hari masa perayaan Natal. Bahkan, Epifania kadang-kadang disebut Malam Kedua belas.

Doa Syafaat: Suatu Gaya Hidup 2

24 / 11 / 2011

Apa sesungguhnya pelayanan doa syafaat itu?

Membayar Harga

Saya seorang yang suka mempelajari kata-kata. Saya dengan mudah sekali dapat tenggelam dalam kamus atau konkordansi selama sejam. Yang paling menarik bagi saya adalah asal usul sebuah kata, dan saya suka menyelidiki bagaimana mula-mula terjadinya kata-kata yang kita pakai sehari-hari. Daya tarik yang kuat sekali ini lebih dari sekadar hobi, karena saya menemukan bahwa mempelajari sejarah sebuah kata, menolong saya untuk mengerti konsep yang ada di balik istilah tertentu itu. Oleh karena itu, saya sering mengambil waktu untuk menceritakan tentang sejarah dari beberapa kata itu, bila menulis tentang doa. Hal itu menolong saya -- dan saya harap pembaca -- dapat menangkap inti dari konsep-konsep ini. Sebagai contoh, doa syafaat (intercession dalam bahasa Inggris), berasal dari dua kata dalam bahasa Latin yaitu inter yang artinya "di antara", "terlibat", "turut campur"; dan cedere yang artinya "pergi", "menyerahkan", "bergerak", atau "membayar harga". Mari kita melihat asal usulnya dengan urutan seperti tersebut di atas.

Doa Syafaat: Suatu Gaya Hidup 1

15 / 11 / 2011

Beberapa tahun yang lalu, pada bulan Mei 1986, saya sedang mempersiapkan untuk mengikuti pelatihan di Sekolah Doa (School of Prayer) di Polandia, atas undangan seorang pendeta muda dari Pittsburgh, Mark Geppert. Enam minggu sebelum keberangkatan saya ke Eropa Timur, saya bertemu dengan Mark untuk menyelesaikan jadwal perjalanan kami. "Ada perubahan pada jadwal perjalanan saya," kata Mark. "Saya akan bertemu dengan kamu di Warsawa seperti yang direncanakan, tetapi sebelum itu saya akan pergi ke Uni Soviet selama 1 bulan." "Uni Soviet?" saya bertanya terheran-heran. "Apa yang akan kamu lakukan di sana?" "Saya akan berdoa," jawab Mark. "Tuhan berbicara kepada saya beberapa hari yang lalu dan mengatakan kepada saya bahwa saya harus pergi ke Rusia hanya untuk berdoa. Ia mengatakan kepada saya dengan tepat ke mana saya harus pergi dan apa yang harus saya doakan. Saya harus berdoa supaya Tuhan mengguncangkan seluruh Rusia. Saya akan meminta-Nya untuk memakai kejadian-kejadian yang baru saja terjadi -- apa pun kejadian itu -- untuk mengguncangkan apa yang bisa diguncangkan, sehingga pintu-pintu akan terbuka bagi Injil dan orang-orang percaya akan memunyai suatu kebebasan yang baru untuk menyembah."

Kehidupan Pribadi Prajurit Kristus yang Berdoa

1 / 10 / 2011

Rencana Allah Memakai Manusia

Fakta Alkitab menunjukkan bahwa Allah bekerja melalui manusia. Will Houghton berkata, "Allah menulis sejarah dengan istilah manusiawi." Cerita Kitab Kejadian berkisar pada delapan orang. Alkitab menampilkan epik dan kurun sejarah, namun yang menjadi pusatnya adalah manusia. "Umumnya, manusialah yang menjadi kunci zamannya", kata R.A. Torrey. Memang benar, oranglah yang dipakai Allah sebagai pelaksana maksud-Nya di dunia ini. Augustinus menambahkan, "Tanpa Allah, kita tak mampu. Tanpa kita, Allah tidak mau."

Tujuan Utama Berdoa

13 / 9 / 2011

Saat Tuhan bicara pada saya Agustus tahun lalu, dan mengungkapkan mandat " Misi ke seluruh dunia" tentang menjangkau dunia dengan Injil sampai akhir tahun 2000, Dia juga menunjukkan pada saya kunci penting untuk mencapainya.

Berdoa Mendatangkan Kemenangan dari Tuhan

11 / 8 / 2011

Lukas 6:12-13 mengatakan, "Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang yang disebut-Nya rasul." Tuhan Yesus mengasingkan diri dari banyak orang, dan pergi ke bukit untuk berdoa kepada Allah. Semalam-malaman Ia berdoa dengan tiada henti. Ia berdoa sebelum melakukan sesuatu yakni memilih dua belas murid dan mengutus mereka untuk tugas pelayanan. Doa malam yang dilakukan oleh Tuhan Yesus memberi teladan yang baik, yang selayaknya kita contoh.

Doa Menarik Kuasa Tuhan

Mendengar Suara Allah

13 / 7 / 2011

Diringkas oleh: Novita Yuniarti

Doa merupakan tindakan dua arah. Kita berbicara kepada Allah dan Ia berbicara kepada kita. Sama seperti saya bercakap-cakap dengan ayah saya jika saya menelepon dia. Hal ini harus menjadi pengalaman pribadi bagi setiap orang Kristen, meskipun ada sebagian dari jemaat yang tidak setuju dengan pendapat bahwa kita bisa mendengar suara Tuhan pada zaman ini. Orang-orang pada umumnya berpendapat bahwa Allah memimpin kita dan mengarahkan kita melalui kehidupan di sekelilingnya yang telah diatur secara ilahi. Namun, kalau bersikap seolah-olah "mendengar" langsung dari Tuhan, hal itu dianggap tidak menghormati. Hal ini memberi kesan bahwa kita mengutip perkataan Allah sendiri.

Berdoa di dalam Kuasa Roh 2

3 / 6 / 2011

Siklus Ilahi dari Doa

Mezbah Dupa surgawi, menurut Wahyu 8:3-5, adalah tempat malaikat mengambil doa-doa kita dan mempersembahkan doa-doa tersebut dengan kemenyan surgawi di hadapan takhta Allah. Apa hasil dari semua kegiatan surgawi ini? Pada waktu kita menaikkan doa-doa kita melalui Roh Allah ke takhtanya, Dia mengirim kembali doa-doa tersebut dengan cara yang dapat dilihat, didengar, dan dirasakan di bumi! Kita melepaskan kuasa Allah di bumi pada waktu kita memberi Dia sesuatu untuk dikerjakan di Surga. Itulah salah satu alasan mengapa kita berdoa.

Ayub 36:27-28 menjelaskan hal ini -- "Ia menarik ke atas titik-titik air dan memekatkan kabut menjadi hujan, yang dicurahkan oleh mendung dan disiramkan ke atas banyak manusia". Gambaran ini berbicara mengenai siklus air. Uap air dari bumi dan laut, tanah dan danau, naik ke atas membentuk awan di langit. Awan-awan tersebut kemudian mencurahkan hujan sebanyak uap yang menjadi awan tadi. Semakin banyak uap dalam awan, semakin lebat hujan turun.

Berdoa di dalam Kuasa Roh 1

31 / 3 / 2011

Salah seorang tokoh doa yang dicatat dalam Alkitab adalah Rasul Paulus. Melalui surat-suratnya yang ditujukan kepada orang-orang Kudus pada zamannya, dia telah membuka hatinya kepada kita. Dalam cara yang sangat pribadi, dia telah mengajarkan kepada kita langkah demi langkah mengenai kuasa, maksud, dan praktik dari doa. Dalam Efesus 6 kita belajar mengenai perlengkapan perang dan senjata dari seorang pejuang doa. Kita diberitahu agar berdoa dengan setia dalam berbagai cara untuk saudara-saudara kita di dalam Kristus, di mana pun mereka saat ini berada. Kita bersukacita karena menurut Roma 8:26-27, Roh Kudus sendiri akan menolong kita berdoa sesuai dengan kehendak Bapa. Apabila kita berdoa "di dalam Roh" maka kita mampu untuk mendoakan doa-doa Allah, merasakan perasaan-perasaan Allah, dan memikirkan pikiran-pikiran Allah.