Bagaimana Cara Berbicara dengan Tuhan
Berdoa adalah mencurahkan isi hati Anda, yang memunyai arti lebih dari sekadar mengulangi kata-kata yang sama sementara pemikiran Anda tidak ada di sana sewaktu Anda be
Berdoa adalah mencurahkan isi hati Anda, yang memunyai arti lebih dari sekadar mengulangi kata-kata yang sama sementara pemikiran Anda tidak ada di sana sewaktu Anda be
Ada banyak pertanyaan anak-anak mengenai "Doa". Pertanyaan anak-anak yang nampaknya sepele ini sebenarnya merupakan pertanyaan yang serius, sehingga kita tidak boleh menganggap remeh pertanyaan anak-anak ini. Kadang pertanyaan yang muncul tiba-tiba merupakan cerminan pemikiran pribadi seorang anak. Oleh karena itu jawaban terbaik adalah berasal dari Alkitab. Walau Alkitab tidak menjawab setiap pertanyaan aneh yang dikemukakan, namun Alkitab memiliki prinsip dan pedoman bagaimana seharusnya kita berdoa. Demikian pula jawaban harus menggunakan kata-kata yang wajar dan menghindari bahasa theologi khusus. Walau memang ada beberapa pertanyaan yang tidak memiliki jawaban sehingga kita perlu berhati-hati untuk menjawabnya.
Bagi anak kelas besar target sasaran mengajarkan berdoa adalah untuk menjadikan doa sebagai "nafas" hidup anak-anak, supaya anak selalu dapat menghayati kehadiran Tuhan "teman hidup"-nya dalam kesehariannya.
Kadang-kadang dianggap bahwa anak-anak dan orang yang baru bertobat tahu cara berdoa. Seringkali tidak demikian halnya. Pada waktu kita mendengarkan beberapa orang dewasa berdoa di depan umum, kita dengan cepat mengerti bahwa mereka tidak tahu cara berdoa dengan efektif di depan umum. Beberapa masalah doa yang umum adalah: kurangnya keseimbangan antara pujian dan permohonan doa, keprihatinan doa yang terbatas, hanya berdoa secara umum, terlalu banyak menggunakan ungkapan-ungkapan yang telah usang dalam doa.
Tujuan pengajaran tentang doa pada kelas kecil adalah untuk membentuk pengertian dasar pada setiap anak sehingga mereka dapat memahami:
Berikut ini adalah beberapa tips untuk membuat proses belajar berdoa jadi menyenangkan. Tips ini dapat diterapkan oleh orangtua, guru maupun mereka yang sering melayani anak-anak.