Apa yang Harus Dilakukan Ketika Kita Tidak Berdoa
Tidak berdoa pada dasarnya bukanlah masalah disiplin. Pada dasarnya ini adalah masalah iman.
Melalui situs ini, Anda dapat menemukan artikel, renungan, kesaksian, tokoh, dan berbagai bahan inspiratif untuk memperkaya perjalanan iman, memperdalam relasi dengan Tuhan, dan menjadi berkat bagi sesama.
Kiranya setiap halaman yang Anda baca menjadi berkat, memperkaya perjalanan rohani, dan menguatkan langkah Anda setiap hari.
Kartu Doa Suku memuat pokok-pokok doa dari berbagai suku di Indonesia. Melalui kartu doa ini, Anda diajak mengambil bagian dalam doa bagi kebutuhan rohani dan pertumbuhan iman mereka.
Simak rekaman seminar GoPray! dan AI Talks yang akan mengajak Anda memperdalam pemahaman tentang doa serta mendoakan topik-topik doa yang disampaikan di dalamnya.
Memuat acara GoPray...
Memuat acara AI Talks...
Selami beragam artikel, renungan, kesaksian, blog, tokoh, dan ilustrasi yang akan menolong Anda bertumbuh dalam kehidupan doa dan iman.
Kumpulan artikel rohani yang memperdalam kehidupan doa Anda.
Bacaan harian untuk menguatkan iman dan saat teduh.
Kisah nyata kuasa Tuhan yang bekerja dalam hidup beriman.
Opini dan pemikiran segar seputar dunia kerohanian.
Inspirasi dari tokoh-tokoh iman yang luar biasa.
Cerita singkat yang memudahkan pemahaman makna doa.
Tidak berdoa pada dasarnya bukanlah masalah disiplin. Pada dasarnya ini adalah masalah iman.
Jika Anda seperti kebanyakan orang, tahun 2021 mungkin tidak berjalan seperti yang diharapkan. Banyak orang memasuki tahun 2021 dengan menyatakannya sebagai tahun visi. Ini adalah tahun visi, saya hanya tidak yakin orang benar-benar menyukai apa yang mereka lihat. Jika Anda seperti kebanyakan orang, Anda mungkin benar-benar menginginkan tahun ini segera berakhir dengan harapan tahun depan lebih baik daripada tahun ini.
Beberapa tahun yang lalu, editor sebuah perusahaan penerbitan meminta saya untuk menulis sebuah buku tentang doa. Tema ini adalah tema yang sangat penting. Penerbit itu sudah sangat terkenal. Sejujurnya, saya merasa tersanjung. Namun, dalam sebuah kejujuran yang dikirim dari surga, saya berkata kepadanya bahwa penulis buku seperti itu haruslah seorang penulis yang lebih tua dan lebih berpengalaman (belum lagi, sayangnya, lebih berdoa) daripada saya. Saya menyebutkan satu nama dan kemudian nama lainnya. Reaksi saya tampaknya mendorongnya untuk jujur juga.
"Tidak ada yang lebih mendesak daripada keselamatan bangsa-bangsa dan orang banyak yang sedang berjalan menuju kematian kekal tanpa Kristus. Saya telah melihat agenda-agenda manusia: begitu banyak dan beragam, dan semua agenda itu sangat penting bagi mereka, tetapi hanya ada satu agenda yang paling penting bagi Allah; bangsa-bangsa. Saya langsung menyadari bahwa seluruh tugas Allah Tritunggal yang mulia sepenuhnya dan seluruhnya dikhususkan untuk satu tujuan tertinggi, yang demi tujuan itu Yesus telah dengan rela memberikan hidup-Nya.