Selamat Datang di Situs e-Doa

Melalui situs ini, Anda dapat menemukan artikel, renungan, kesaksian, tokoh, dan berbagai bahan inspiratif untuk memperkaya perjalanan iman, memperdalam relasi dengan Tuhan, dan menjadi berkat bagi sesama.

 

Kiranya setiap halaman yang Anda baca menjadi berkat, memperkaya perjalanan rohani, dan menguatkan langkah Anda setiap hari.

Kartu Doa Suku

Kartu Doa Suku memuat pokok-pokok doa dari berbagai suku di Indonesia. Melalui kartu doa ini, Anda diajak mengambil bagian dalam doa bagi kebutuhan rohani dan pertumbuhan iman mereka.

Seri GoPray & AI Talks

Simak rekaman seminar GoPray! dan AI Talks yang akan mengajak Anda memperdalam pemahaman tentang doa serta mendoakan topik-topik doa yang disampaikan di dalamnya.

Seri GoPray

Rekaman seri GoPray: topik-topik doa praktis dan doa untuk gereja, bangsa, dan suku-suku di Indonesia.
 

Memuat acara GoPray...


Seri AI Talks

Rekaman AI Talks: diskusi tentang interaksi antara kecerdasan buatan dan kehidupan rohani/iman.
 

Memuat acara AI Talks...

Pusat Pertumbuhan Iman

Selami beragam artikel, renungan, kesaksian, blog, tokoh, dan ilustrasi yang akan menolong Anda bertumbuh dalam kehidupan doa dan iman.

 

Artikel

Kumpulan artikel rohani yang memperdalam kehidupan doa Anda.

 

Renungan

Bacaan harian untuk menguatkan iman dan saat teduh.

 

Kesaksian

Kisah nyata kuasa Tuhan yang bekerja dalam hidup beriman.

 

Blog

Opini dan pemikiran segar seputar dunia kerohanian.

 

Tokoh

Inspirasi dari tokoh-tokoh iman yang luar biasa.

 

Ilustrasi

Cerita singkat yang memudahkan pemahaman makna doa.

Bahan dan Audio Doa

Buku Berbentuk Tangan Berdoa

20 / 5 / 2011

Berikut ini adalah salah satu kegiatan yang dapat dipakai untuk menarik minat anak-anak Sekolah Minggu menghafal DOA BAPA KAMI. Bahan: Sediakan lembaran kertas ukuran 20 x 30 cm (boleh berwarna). Masing-masing anak akan membutuhkan 4 lembar kertas.

Doa

20 / 5 / 2011

Doa adalah saluran hidup kita kepada Allah. Buatlah kebiasaan memulai tiap hari dengan doa, dan kemudian belajarlah berdoa sepanjang hari itu setiap kali datang kebutuhan.

Apakah Allah Selalu Memberi Kita Apa yang Kita Doakan?

26 / 4 / 2011

Tanya:
Apakah Allah Selalu Memberi Kita Apa Yang Kita Doakan?

Jawab:

Terkadang kita berdoa untuk hal-hal yang akan tidak mengenakkan kita atau orang lain, atau kita berdoa dengan sikap mementingkan diri sendiri. Hal ini akan berakibat tidak baik apabila Allah mengabulkan apa yang kita minta dalam situasi tersebut. Pada suatu waktu, apa yang kita inginkan baik, namun hal tersebut bukan merupakan bagian dari rencana Allah bagi kita. Terkadang Allah menginginkan kita untuk menunggu - Dia mungkin memberi kita apa yang kita minta, tetapi tidak sekarang. Dia mengetahui bahwa waktu yang akan datang lebih baik.

Pertanyaan Doa Anak: Baikkah Mengeluh kepada Allah?

26 / 4 / 2011

Pertanyaan

Baikkah mengeluh kepada Allah?

Jawaban:

Ya memang baik mengeluh kepada Tuhan. Kita harus jujur mengenai perasaan-perasaan kita, dan kita memang tidak dapat menyembunyikannya dari Allah. Siapapun yang membaca Kitab Mazmur dan Ayub dapat melihat bahwa orang-orang berdoa dan berkata kepada Allah tentang bagaimana perasaan mereka sesungguhnya. Tetapi mereka juga tidak menuduh karena Allah tidak mengendalikan atau mengerjakan sesuatu yang jahat. Mereka bercerita kepada Allah bahwa mereka percaya pada kebaikan-Nya. Demikianlah juga seharusnya kita berdoa.

Apa yang Perlu Kita Doakan?

26 / 4 / 2011

Tanya:
Apa Yang Perlu Kita Doakan?

Kita berdoa untuk tiga hal: (1) kebutuhan-kebutuhan kita (2) kebutuhan orang lain, dan (3) Agar kehendak Allah terjadi. Banyak permohonan yang kita bawa ke hadirat Allah akan serupa dengan hal-hal di atas.

Misalnya, kita membutuhkan makanan, pakaian dan rumah. Demikian juga dengan orang-orang lain. Kita juga membutuhkan pengampunan dan pertolongan dalam menahan godaan, berbuat kebaikan dan menjadi orang seperti yang dikehendaki Allah.

Doa Berdasarkan Refleksi Ucapan-Ucapan Yesus yang Terakhir

4 / 4 / 2011

Kita terpesona pada ucapan-ucapan Yesus ketika menderita di kayu salib. Kata-kata terakhir Yesus tidak membawa kita pada kekecewaan. Kata-kata itu tampak sempurna dan lengkap untuk dipergunakan sepanjang zaman. Ketika kita memusatkan perhatian pada kata-kata tersebut, kita seumpama membuka sebuah jendela menuju keabadian dan kita menemukan di dalamnya penerangan bagi jiwa kita.