Selamat Datang di Situs e-Doa

Melalui situs ini, Anda dapat menemukan artikel, renungan, kesaksian, tokoh, dan berbagai bahan inspiratif untuk memperkaya perjalanan iman, memperdalam relasi dengan Tuhan, dan menjadi berkat bagi sesama.

 

Kiranya setiap halaman yang Anda baca menjadi berkat, memperkaya perjalanan rohani, dan menguatkan langkah Anda setiap hari.

Kartu Doa Suku

Kartu Doa Suku memuat pokok-pokok doa dari berbagai suku di Indonesia. Melalui kartu doa ini, Anda diajak mengambil bagian dalam doa bagi kebutuhan rohani dan pertumbuhan iman mereka.

Seri GoPray & AI Talks

Simak rekaman seminar GoPray! dan AI Talks yang akan mengajak Anda memperdalam pemahaman tentang doa serta mendoakan topik-topik doa yang disampaikan di dalamnya.

Seri GoPray

Rekaman seri GoPray: topik-topik doa praktis dan doa untuk gereja, bangsa, dan suku-suku di Indonesia.
Catatan: tautan "Selengkapnya" dan setiap kartu akan membuka live.sabda.org di tab baru — tampilan di sana mungkin serupa dengan halaman ini. Anda akan meninggalkan situs ini.

Memuat acara GoPray...


Seri AI Talks

Rekaman AI Talks: diskusi tentang interaksi antara kecerdasan buatan dan kehidupan rohani/iman.
Catatan: tautan "Selengkapnya" dan setiap kartu akan membuka live.sabda.org di tab baru — tampilan di sana mungkin serupa dengan halaman ini. Anda akan meninggalkan situs ini.

Memuat acara AI Talks...

Pusat Pertumbuhan Iman

Selami beragam artikel, renungan, kesaksian, blog, tokoh, dan ilustrasi yang akan menolong Anda bertumbuh dalam kehidupan doa dan iman.

 

Artikel

Kumpulan artikel rohani yang memperdalam kehidupan doa Anda.

 

Renungan

Bacaan harian untuk menguatkan iman dan saat teduh.

 

Kesaksian

Kisah nyata kuasa Tuhan yang bekerja dalam hidup beriman.

 

Blog

Opini dan pemikiran segar seputar dunia kerohanian.

 

Tokoh

Inspirasi dari tokoh-tokoh iman yang luar biasa.

 

Ilustrasi

Cerita singkat yang memudahkan pemahaman makna doa.

Bahan dan Audio Doa

Pertanyaan Doa Anak: Mengapa Menutup Mata Pada Saat Berdoa?

5 / 8 / 2010

Pertanyaan:

Mengapa kita menutup kedua mata kita pada saat kita berdoa?

Jawaban:

Kita menutup kedua mata kita terutama untuk tujuan membantu kita melakukan konsentrasi dalam doa kita. Setiap saat kedua mata kita terbuka, kita dapat melihat setiap kejadian di sekeliling kita dan kemudian kita memikirkannya. Kita tidak akan memikirkan sedemikian banyak tentang Allah atau pembicaraan kita dengan Dia. Karena itu, orang-orang menutup kedua mata mereka pada saat mereka berdoa karena dengan demikian, sikap tersebut akan dapat membantu mereka melakukan konsentrasi atas apa yang mereka katakan.

Untuk Apakah Doa Itu?

2 / 8 / 2010

Tujuan doa adalah agar kita dapat lebih dekat dengan Allah. Pada saat kita berkata kepada Allah tentang permintaan maaf atas dosa- dosa kita, mengucapkan syukur atas segala yang telah diperbuat Allah dan mengajukan permohonan pertolongan kepada Allah, Allah mulai mengubah kita. Allah mulai mengubah pikiran-pikiran dan kemauan- kemauan kita, dan Dia akan memperlihatkan kepada kita apa yang Dia inginkan untuk kita lakukan. Kita akan menjadi lebih mengasihi dan melihat hal-hal dari sudut pandang Allah. Demikian juga, doa memberi kita suatu kesempatan untuk mengatakan, "Kehendak-Mu jadilah". Inilah jalan bagi kita untuk bekerja sama dengan Allah dalam mengubah dunia.

Pernahkah Berdoa Itu Salah?

16 / 7 / 2010

Siapa memalingkan telinganya untuk tidak mendengarkan hukum, juga doanya adalah kekejian. (Amsal 28:9)

Alkitab mengatakan agar kita berdoa tanpa henti. Apakah ada saat berdoa bisa jadi salah? Saya akan memberikan lima situasi atau keadaan saat -- sesuai firman Allah -- kita berada "di luar jalur" ketika berdoa.

Proyek Mempraktikkan Doa

1 / 7 / 2010

Bagaimana anak dapat mengerti arti penting berdoa tergantung dari bagaimana kita sebagai guru rohani membimbing mereka untuk berdoa dalam kelas setiap minggunya.

Ketika Enggan Berdoa

1 / 7 / 2010

Berdoa bukanlah sekedar saran, melainkan perintah


Lukas 18: Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. (ayat 1)

Doa harus dilakukan secara rutin, bukan kadang-kadang


Mazmur 105: Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! (ayat 4)