Hana

30 / 5 / 2013
admin

Hana adalah seorang perempuan biasa yang hidup dalam waktu yang luar biasa pada sejarah bangsa Israel. Ia menjadi kesatuan bagian dari sejarah tersebut, walaupun pada saat itu ia tidak pernah memiliki pikiran demikian. Masa dimana Hakim-Hakim memimpin bangsa Israel hampir berakhir, dan jaman Raja-Raja akan segera tiba. Hana hidup tepat sebelum masa perpindahan ini tiba, bahkan doanya menolong untuk mengantarkannya pada masa itu. Hana menikah dengan seorang pria bernama Elkana yang sangat mengasihinya, tetapi yang juga memiliki istri yang lain. Istri lainnya itu, Penina, memiliki anak, tetapi Hana tidak -- "Tuhan telah menutup kandungannya." (1 Samuel 1:5). Segala pemikiran Hana terpusat pada keberadaannya yang tidak memiliki anak, dan suaminya tidak dapat menghiburnya. Ia tersiksa karena hinaan dari Penina karena kemandulannya, dan ia terus menerus berseru kepada Tuhan untuk mengubah aibnya dan memberinya seorang anak laki-laki.

Doa Jenderal Douglas MacArthur

22 / 5 / 2013
admin

Jenderal Douglas MacArthur (1880-1964) merupakan seorang tokoh besar dalam masa-masa selama dan sesudah perang dunia ke-2. Di awal tahun 1942, ketika sedang memimpin sejumlah besar Angkatan Bersenjata Amerika Serikat di Filipina, Jenderal MacArthur sering kali mengucapkan doa ini bagi putranya, Arthur, dalam saat teduh paginya:

Peperangan Rohani 1

16 / 5 / 2013
admin

Diringkas oleh: Novita Y.

Alkitab menjelaskan bahwa perjuangan kita melawan setan merupakan peperangan. Perjuangan rohani ini menghasilkan konsekuensi kekekalan. Setan disebut sebagai ilah zaman ini atau penguasa kerajaan di udara. Ia telah mengambil otoritas Allah dan membangun kerajaannya di bumi. Kuasanya mempesona. Ketika Yesus datang, Ia menyerang kerajaan setan. Pada saat itu, setan tidak hanya dipermalukan, tetapi kuasanya juga dipatahkan melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Setan tidak menerima serangan tersebut begitu saja. Itulah sebabnya penyerongan terjadi, baik di Surga maupun di bumi (Matius 11:12). Ketika kita memasuki Kerajaan Allah, kita bisa memilih salah satu dari dua sikap ini: kita mundur dan melindungi diri kita dengan sikap bertahan atau kita bergerak maju dengan agresif dalam sikap menyerang. Mereka yang memilih sikap bertahan mencoba menghindari peperangan rohani.

Masalah dengan Doa

8 / 5 / 2013
admin

Banyak orang tampaknya menghadapi suatu masalah dengan doa. "Doa itu komunikasi satu arah." "Tampaknya ini tidak akan berhasil." "Allah menjawab terlalu lama." "Lagi pula, Allah hanya melakukan yang Ia kehendaki."

Kuasa Doa yang Tekun (Lukas 18:1-8)

25 / 4 / 2013
admin

Kita tidak dapat mengerti dengan mudah mengapa Tuhan yang begitu penyayang dan yang rindu untuk memberkati kita, harus dimohon-mohon dalam suatu jangka waktu tertentu, kadang bertahun-tahun, sebelum jawaban doa itu datang. Hal ini juga menjadi salah satu kesulitan terbesar untuk bertekun dalam doa. Ketika doa kita yang terus-menerus dinaikkan tidak mendapat jawaban, daging kita yang lemah ini berpikir bahwa kita harus berhenti berdoa karena Allah mungkin memiliki alasan tersembunyi dengan menahan jawaban-Nya terhadap doa kita. Hanya iman yang dapat mengalahkan kesulitan. Pada saat iman menemukan pijakan di atas firman Allah dan nama Yesus, serta menyerahkan dirinya ke dalam pimpinan Roh Kudus untuk mencari kehendak Allah dan kemuliaan-Nya di dalam doa, iman tidak akan menjadi putus asa karena penundaan jawaban. Iman mengetahui dari Alkitab bahwa kuasa doa yang didoakan dengan tekun sangatlah besar; iman sejati tidak akan pernah kecewa. Iman tahu bahwa untuk menggunakan kuasanya, maka ia harus dihimpunkan terlebih dahulu, seperti air, hingga sebuah aliran dapat mengalir dengan deras darinya. Sering kali, iman harus "ditumpuk" terlebih dahulu sampai Tuhan melihat takarannya penuh baru kemudian jawaban doa itu datang. Setiap doa yang dengan yakin dinaikkan memiliki pengaruhnya masing-masing. Doa-doa itu disimpan untuk sebuah jawaban yang akan datang, sesuai waktunya bagi orang yang bertekun sampai akhir. Pikiran manusia dan segala kemungkinannya tidak memiliki kaitan dengan hal ini; hanya firman Allah yang hiduplah yang berarti.