Doa Teladan (Matius 6:9-13)

15 / 3 / 2013
admin

Setiap guru tahu kekuatan sebuah contoh, ia tidak hanya memberi tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara melakukannya kepada muridnya, tetapi juga menunjukkan bagaimana hal itu benar-benar dapat dilakukan. Dengan menyadari kelemahan kita, Sang Guru memberi kita kata-kata yang dapat kita ucapkan ketika mendekat kepada Bapa. Kita memiliki kata-kata itu dalam bentuk doa, yang di dalamnya terkandung kesegaran dan kesempurnaan kehidupan kekal. Doa ini begitu sederhana sehingga seorang anak kecil pun dapat mengucapkannya. Doa ini juga sangat kaya, sehingga di dalamnya terangkum segala yang dapat diberikan oleh Allah. Doa ini merupakan teladan dan ilham bagi doa-doa yang lain, dan menarik kita kembali kepada-Nya sebagai ungkapan terdalam jiwa kita kepada Allah.

Doa Keheningan Hati

1 / 3 / 2013
admin

Ya Allah,
Berikanlah saya
Keheningan hati untuk menerima
Apa yang tidak dapat saya ubah
Keberanian untuk mengubah
Apa yang dapat saya ubah
Dan kebijaksanaan untuk membedakan kedua hal itu.

Demikianlah doa yang terkenal dengan nama Doa Keheningan Hati (Serenity Prayer). Menurut sebuah pahatan pada batu di Koblenz, doa itu diajarkan oleh Friedrich Oetinger, seorang penginjil di Jerman pada abad 18.

Penghalang Berupa Tidak Mengampuni (2)

28 / 2 / 2013
admin

Kegagalan untuk mengampuni orang lain adalah kejahatan. Dalam perjalanan pelayanan, saya menemukan tidak terhitung jumlahnya orang-orang Kristen yang berada di tangan para penyiksa atau algojo-algojo -- siksaan rohani, siksaan mental, siksaan jasmani. Saya bertanya-tanya dalam hati, "Tuhan, bagaimana hal ini bisa terjadi? Orang-orang yang menyerukan nama Tuhan Yesus; orang-orang yang memiliki keselamatan; orang-orang yang mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan, namun mereka tidak memunyai damai sejahtera, mereka tidak memiliki sukacita, mereka dikuasai oleh ketakutan, pikiran mereka tidak tenang; dan mereka datang kepada saya untuk kelepasan. Kalau saja hal itu terjadi di luar Gereja, saya dapat mengerti, tetapi ini terjadi di dalam Gereja!"

Penghalang Berupa Tidak Mengampuni (1)

14 / 2 / 2013
admin

Banyak orang Kristen memunyai penghalang di dalam kehidupannya. Penghalang ini menghambat kemajuan rohani kita -- sesuatu yang mengikat; yang membuat frustrasi; menyebabkan tertunduk; menghalangi sukacita, damai sejahtera, kepuasan, dan penggenapan atas apa yang seharusnya kita miliki. Jika ada penghalang yang timbul antara Allah dan manusia, itu terjadi dari pihak manusia, bukan dari pihak Allah karena pada saat kematian dan kebangkitan Yesus, semua penghalang runtuh di sisi Allah. Salah satu penghalang terbesar untuk memperoleh damai sejahtera yang penuh dan perhentian yang sempurna adalah tidak mau mengampuni. Mari memerhatikan apa yang Yesus ajarkan dalam Matius 18:15-35.