Ketika Tuhan Berkata "Tidak", Berdoalah..

18 / 4 / 2013
admin

Ketika kita sedang sendirian dan mampu benar-benar jujur dengan diri kita di hadapan Allah, maka kita akan menyadari bahwa sebenarnya kita memiliki impian dan harapan tertentu. Setiap kita tentu ingin bahwa di akhir hidup kita, kita memiliki .......(isilah titik-titik yang kosong). Akan tetapi, kita mungkin saja akan mati dengan keinginan yang tak terpenuhi.

Berdukacita dengan Mereka yang Berdukacita

15 / 4 / 2013
admin

Kemarin, Helen mengatakan kepada saya bahwa suaminya, Gerry, kini lumpuh. Di perguruan tinggi, Helen adalah teman sekamar istri saya, Gerry dan saya tinggal di asrama yang sama. Helen menjadi pendamping mempelai dalam pernikahan kami.

Kuasa Doa yang Bersatu (Matius 18:19-20)

11 / 4 / 2013
admin

Salah satu pelajaran awal yang diberikan oleh Tuhan di sekolah doa-Nya adalah tidak berdoa secara terbuka di depan orang. Masuklah ke dalam kamarmu dan berjumpalah secara pribadi dengan Bapa. Setelah Ia selesai mengajar kita bahwa doa merupakan hubungan seseorang secara pribadi dengan Allah, Ia juga mengajarkan bahwa kita memerlukan kesatuan doa yang didoakan di depan umum. Ia memberi kita sebuah janji yang sangat khusus untuk kesatuan doa yang dinaikkan oleh dua atau tiga orang yang sepakat dalam permohonan mereka. Seperti sebuah pohon yang akarnya tersembunyi di dalam tanah dan batangnya menjulang menghadap cahaya matahari, demikianlah doa membutuhkan kerahasiaan, di mana satu jiwa bertemu dengan Tuhan sendirian dan juga persekutuan dengan orang-orang yang menemukan sebuah tempat berkumpul di dalam nama Yesus.

Doa yang Tidak Akan Dijawab oleh Yesus

5 / 4 / 2013
admin

Doa yang Tidak Akan Dijawab oleh Yesus

Ibu Yakobus dan Yohanes berlutut di hadapan Yesus dan memohon, "Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu." (Matius 20:21)

Doa Yang Dikabulkan: Dua Perspektif

28 / 3 / 2013
admin

Setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa tentu sangat paham bahwa doa merupakan suatu kegiatan yang lazim. Namun, mungkin kita selalu bertanya-tanya: "Apakah doa itu?" Atau, mungkin pertanyaan yang lebih spesifik lagi: "Apakah doaku terkabul?" Misteri jawaban atas kedua pertanyaan tersebut membawa pengikut agama pada petualangan yang sarat tantangan dan perjuangan, bahkan terkadang berbau mistik, sebab tidak jarang demi terkabulnya suatu keinginan, doa dipanjatkan, dan bila perlu, melanglang buana ke tempat-tempat di mana garansi jawaban doa diyakini lebih besar atau lebih pasti. Fenomena ini rupanya sudah mengglobal dan melanda semua ras, etnik, dan bahkan agama. Namun, bagi kita umat yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan, pandangan Alkitab menolong kita memiliki pemahaman lain yang lebih masuk akal, berkualitas, dan bahkan (seharusnya) memuaskan. Doa yang dikabulkan haruslah dipahami secara menyeluruh, bukan hanya sebatas pada lingkup terpenuhinya keinginan atau cita-cita manusiawi semata. Kita akan melihat pemahaman ini dari dua perspektif, yaitu perspektif Doa Bapa Kami dan perspektif doa seorang murid. Dengan begitu, kita akan tahu bagaimana kita berharap atas doa kita.

Enam Kuasa Istimewa Doa

28 / 3 / 2013
admin

Enam Kuasa Istimewa Doa

"Lebih banyak hal yang dikerjakan dengan doa daripada yang diimpikan oleh dunia" (Alfred, Lord Tennyson)