Untuk Apakah Doa Itu?

2 / 8 / 2010
admin

Tujuan doa adalah agar kita dapat lebih dekat dengan Allah. Pada saat kita berkata kepada Allah tentang permintaan maaf atas dosa- dosa kita, mengucapkan syukur atas segala yang telah diperbuat Allah dan mengajukan permohonan pertolongan kepada Allah, Allah mulai mengubah kita. Allah mulai mengubah pikiran-pikiran dan kemauan- kemauan kita, dan Dia akan memperlihatkan kepada kita apa yang Dia inginkan untuk kita lakukan. Kita akan menjadi lebih mengasihi dan melihat hal-hal dari sudut pandang Allah. Demikian juga, doa memberi kita suatu kesempatan untuk mengatakan, "Kehendak-Mu jadilah". Inilah jalan bagi kita untuk bekerja sama dengan Allah dalam mengubah dunia.

Pernahkah Berdoa Itu Salah?

16 / 7 / 2010
admin

Siapa memalingkan telinganya untuk tidak mendengarkan hukum, juga doanya adalah kekejian. (Amsal 28:9)

Alkitab mengatakan agar kita berdoa tanpa henti. Apakah ada saat berdoa bisa jadi salah? Saya akan memberikan lima situasi atau keadaan saat -- sesuai firman Allah -- kita berada "di luar jalur" ketika berdoa.

Proyek Mempraktikkan Doa

1 / 7 / 2010
admin

Bagaimana anak dapat mengerti arti penting berdoa tergantung dari bagaimana kita sebagai guru rohani membimbing mereka untuk berdoa dalam kelas setiap minggunya.

Ketika Enggan Berdoa

1 / 7 / 2010
admin

Berdoa bukanlah sekedar saran, melainkan perintah


Lukas 18: Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. (ayat 1)

Doa harus dilakukan secara rutin, bukan kadang-kadang


Mazmur 105: Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! (ayat 4)

Ezra: Tobat Nasional

11 / 6 / 2010
admin

Ezra bin Seraya adalah seorang ahli kitab yang mahir dalam Taurat (Ezra 7:6; Nehemia 8:3). Ia memahami segala perintah dan ketetapan Tuhan bagi orang Israel (Ezra 7:11). Ia juga seorang imam, pemimpin doa dan ibadah (Ezra 7:11). Di Persia, tempat bangsa Israel dibuang, Ezra dipercaya oleh Raja Artahsasta (Artahsasta I) untuk menangani kehidupan bangsa Israel. Kedudukannya di pemerintahan Persia barangkali semacam Kepala Departemen Urusan Orang Yahudi.