Komunitas dan Kekuasaan

13 / 12 / 2010
admin

"Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: 'Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.' Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: 'Aku mau, jadilah engkau tahir.'" (Markus 1:40-41)

Kita membaca tentang kesembuhan dalam Alkitab, tetapi ada begitu besar perbedaan antara apa yang kita baca dari Alkitab dengan sebagian besar yang kita lihat dalam kenyataan. Walaupun Tuhan tidak harus menyembuhkan sesuai dengan permintaan kita, saya percaya bahwa kita sering kehilangan berkat yang Dia inginkan untuk kita alami karena kita tidak berhasil memercayai Alkitab. Tuhan tidak kehilangan kuasa-Nya, tetapi sering kali kita tidak meminta Dia bekerja dan kita tidak melakukan apa yang Dia perintahkan. Alkitab menjelaskan kepada kita apa yang harus kita lakukan.

Doa Untuk Penyembuhan

13 / 12 / 2010
admin

Alkitab menekankan betapa penting kuasa penyembuhan. Untuk memperoleh penyembuhan melalui iman dan doa, kita harus mengikuti 4 langkah pokok.

1. Percaya penuh kepada Allah bahwa Ia dapat dan mau menyembuhkan. Alkitab mengatakan, "Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia." (Ibrani 11:6b) Masalahnya sekarang ialah apakah Allah ada atau tidak. Jika Allah ada, dapatkah Ia menggunakan kuat kuasa-Nya secara efektif atau tidak. Jika Allah dapat, lalu apakah Ia ingin mendengar dan menjawab doa-doa kita atau tidak. Yang penting ialah apakah kita percaya atau tidak. Kita masih ingat seorang ayah membawa anaknya yang sakit kepada Tuhan Yesus. Ia berkata, "... jika Engkau dapat berbuat sesuatu, ...." Tetapi Tuhan membetulkannya, "Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" (Markus 9:22-23) Kata-kata "jika" bukan merupakan persoalan Tuhan tapi persoalan kita sendiri. Jelasnya, segalanya tergantung kepada kita, percaya atau tidak.

Jawaban-Jawaban Doa

13 / 12 / 2010
admin

"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan." (Matius 7:7-8)

Ingatkah Kamu Berdoa?

15 / 11 / 2010
admin

Redaksi: Sebelum Anda mengajarkan bahan cerita ini kepada anak-anak SM Anda, introspeksilah diri dengan bertanya, "Apakah saya juga sudah mempraktekkan pelajaran ini dalam hidup saya pribadi?" Jika belum, maka sulit bagi Anda untuk bisa mengajarkannya kepada anak-anak SM Anda.

Mengapa Kita Berdoa Sebelum Tidur?

15 / 11 / 2010
admin


Tanya:
Mengapa Kita Berdoa Sebelum Tidur ?

Jawab: Karena waktu malam hari merupakan waktu yang baik untuk berdoa. Kita dapat memikirkan tentang hari yang telah kita jalani. Kita berterima kasih kepada Allah atas segala perkara yang telah Dia lakukan dan berbicara kepadaNya tentang masalah-masalah dan pergumulan-pergumulan kita.

Bagaimana Berdoa

15 / 11 / 2010
admin

Ketika kita memikirkan cara berdoa, kita perlu berhati-hati agar tidak menganalisa secara berlebihan apa yang merupakan kegiatan yang wajar dan spontan. Dengan mudah kita dapat menjadi seperti kelabang (binatang yang memiliki kaki sangat banyak) yang tidak mengalami kesulitan apa-apa sampai ada orang yang bertanya kepadanya bagaimana ia tahu kaki yang mana yang harus melangkah lebih dulu. Ketika kelabang itu berhenti untuk memikirkan pertanyaan itu, ia menjadi begitu bingung sehingga tak dapat melangkah lagi. Demikian juga halnya, kita tidak usah terlalu memikirkan cara berdoa sehingga akhirnya kita tidak mampu membuat percakapan sederhana dengan Bapa surgawi kita. Namun, kita dapat memperbaiki kehidupan doa kita dengan melihat pedoman Alkitab mengenai doa: