Blogs

Opini, refleksi, dan pemikiran seputar kehidupan doa serta kerohanian, yang mengajak Anda melihat doa secara relevan dalam konteks hidup dan pelayanan masa kini.

Miliki Malam Kudus Pribadi

3 / 11 / 2011

Malam kudus, sunyi senyap, dunia terlelap -- Kidung Jemaat 92:1

Buat sebuah malam kudus untuk Anda sendiri. Kalau rumah Anda penuh dengan anggota keluarga, malam sunyi senyap Anda mungkin perlu dilakukan pada saat-saat menjelang fajar. Atau mintalah pasangan Anda membawa anak-anak pergi berbelanja untuk Natal. Bahkan Anda mungkin bisa memilih "fajar sunyi" saja.

Pengabaran Injil Pertama

3 / 11 / 2011

Malam itu menjelang Natal. Sepanjang hari hujan turun rintik-rintik. Angin bertiup agak kencang. Brrrr ..., dingin! Kebaktian di gereja sudah selesai. Dan orang-orang cepat pulang ke rumahnya masing-masing.

Jangan Menghamburkan Uang

3 / 11 / 2011


"Sia-sia kita menghamburkan banyak pujian, Sia-sia mengambil hati-Nya dengan persembahan; Lebih berarti ibadat yang benar dalam hati, Doa orang miskin Allah lebih menghargai."

Tempat Bagi Yesus

3 / 11 / 2011

"Tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan." (Lukas 2:7)

Kalimat "tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan" mengingatkan saya pada sebuah liburan keluarga bertahun-tahun yang lampau. Kami sekeluarga telah melakukan perjalanan sepanjang hari, dan saya sedang mencari sebuah motel untuk tempat kami menginap. Saat kami menyusuri jalan raya, harapan kami berulang kali kandas ketika melihat papan penanda bertuliskan "TIDAK ADA TEMPAT".

Asal-Usul Supranatural Kelahiran Yesus

3 / 11 / 2011

Buku karya Alex Haley, "Roots" (Asal-Usul), menyentuh saraf setiap orang yang menyaksikannya, bukan hanya bagi orang-orang kulit hitam Amerika, karena semua orang ingin mengetahui warisan mereka. Tetapi, tidak satu pun keturunan yang dapat disamakan dengan asal-usul Yesus.

Yesus Datang untuk Menyelamatkan Manusia

3 / 11 / 2011

Tuhan, aku harus berhati-hati untuk tidak menyederhanakan arti keselamatan-Mu. Terlalu sering aku mengurangi arti keselamatan, hanya sebagai pengampunan dosa-dosaku, padahal sebenarnya jauh lebih luas daripada hal itu. "Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku" (Mzm. 91:16). Tuhan, keselamatanku adalah suatu hal pribadi yang sangat kuat dan Engkau bermaksud menunjukkan kepadaku bagaimana keselamatan-Mu bekerja dalam hidupku.

Yosafat: Meminta Kemenangan

27 / 10 / 2011

Yosafat adalah anak dan pengganti raja Asa. Karena takut akan Tuhan, maka Tuhan mengokohkan kerajaan yang ada di bawah kekuasaannya (2 Tawarikh 17:5a). Yosafat tumbuh menjadi seorang pemimpin bangsa yang kaya dan sangat terhormat (2 Tawarikh 17:5b; 18:1).

Doa Dalam Kesejahteraan

27 / 10 / 2011

"Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya." (Matius 21:22)

Sekalipun doa Anda selama ini jarang dan tidak teratur, namun berkat Allah tetap besar dan melimpah. Anda telah berdoa dengan tekun pada saat-saat yang sulit, tetapi setelah Allah menolong, di manakah doa Anda yang tekun itu? Pada saat menghadapi masalah, Anda menghampiri takhta-Nya dengan segenap kekuatan. Lalu saat Anda mengalami kesejahteraan, Anda tidak bisa seketika berhenti menaikkan permohonan. Tetapi doa Anda pada masa ini kurang sungguh-sungguh dibandingkan doa yang diperas keluar dari jiwa Anda oleh tangan kasar penderitaan. Namun demikian, meskipun Anda sudah tidak berdoa seperti sebelumnya, Allah tidak pernah berhenti mencurahkan berkat.

Kehidupan Pribadi Prajurit Kristus yang Berdoa

1 / 10 / 2011

Rencana Allah Memakai Manusia

Fakta Alkitab menunjukkan bahwa Allah bekerja melalui manusia. Will Houghton berkata, "Allah menulis sejarah dengan istilah manusiawi." Cerita Kitab Kejadian berkisar pada delapan orang. Alkitab menampilkan epik dan kurun sejarah, namun yang menjadi pusatnya adalah manusia. "Umumnya, manusialah yang menjadi kunci zamannya", kata R.A. Torrey. Memang benar, oranglah yang dipakai Allah sebagai pelaksana maksud-Nya di dunia ini. Augustinus menambahkan, "Tanpa Allah, kita tak mampu. Tanpa kita, Allah tidak mau."