Rabu, 30 Januari 2019 -- Libya
Pada hari ini, berdoalah bersama orang-orang percaya Afrika yang tinggal di Libya. Mereka berada dalam tekanan budaya yang berat karena warna kulit mereka dan juga karena iman Kristen mereka.
Opini, refleksi, dan pemikiran seputar kehidupan doa serta kerohanian, yang mengajak Anda melihat doa secara relevan dalam konteks hidup dan pelayanan masa kini.
Pada hari ini, berdoalah bersama orang-orang percaya Afrika yang tinggal di Libya. Mereka berada dalam tekanan budaya yang berat karena warna kulit mereka dan juga karena iman Kristen mereka.
Ingatlah Leah Sharibu yang berusia lima belas tahun, yang diculik oleh Boko Haram. Leah tetap dalam tahanan Boko Haram, sedangkan yang lainnya dibebaskan, karena dia menolak untuk menyangkali Kristus.
Seorang pemuda dituduh palsu menodai Quran setelah dia berpindah agama Kristen. Berdoalah bersama pemuda ini untuk memohon keadilan dan pembebasan secepatnya.
Berdoalah bersama Halima. Suaminya yang muslim mengusirnya dari rumah ketika dia menuntun putri mereka yang berusia 25 tahun untuk percaya kepada Kristus. Putri Halima tetap tinggal bersama ayahnya.
Baru-baru ini, seorang wanita Kristen dipisahkan dari suaminya yang Kristen dan dipaksa untuk menikah dengan pria muslim. Berdoalah memohon keadilan.
Orang tua dan saudara-saudara Mila adalah muslim. Baru-baru ini, saudaranya memukulnya dengan kejam karena dia meninggalkan agama keluarga mereka. Akan tetapi, Mila percaya kepada Tuhan. Hari ini, berdoalah bersama saudari dalam Kristus yang berani ini.
Iman Rina kepada Yesus menjadi semakin kuat! Dia memilih untuk memberi diri bagi Dia dan dibaptis. Berdoalah untuk keamanannya, sebab dia berada dalam bahaya setiap kali dia mengunjungi orang-orang Kristen.
Penduduk desa Kristen di sebuah distrik pedesaan telah diberi tahu bahwa satu gereja akan ditutup setiap minggu karena orang-orang Kristen “merusak” tradisi dan budaya lokal dengan “memikat” orang-orang lain kepada kekristenan. Berdoalah bagi orang-orang percaya di sana.
Teruslah berdoa untuk keadaan gereja di Aljazair. Sejak akhir 2017, gereja mengalami gelombang tekanan yang terus berlanjut, yang memberatkan para pemimpin gereja.
Sebagai generasi penerus gereja, pemuda dan remaja harus semaksimal mungkin dibekali dengan banyak firman Tuhan dan keterampilan-keterampilan yang bisa menolong mereka melayani dengan baik. Tentunya, ada banyak tantangan yang harus dihadapi dalam era ini ketika mendidik mereka seturut dengan firman Tuhan. Karena itu, marilah kita membawa setiap pemuda dan remaja ke hadapan Kristus supaya Ia memberi hikmat dan hati yang siap melayani kepada mereka. Kiranya pemuda dan remaja Kristen semakin peka akan panggilan Tuhan sehingga mereka dapat dipakai Tuhan dengan efektif.