Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Doa

Loading

Terinspirasilah oleh Mereka yang Berdoa

Cerita-cerita dari orang yang benar-benar tahu bagaimana cara berdoa, akan menginspirasi dan membangkitkan semangat orang lain sebagai hasilnya

Joe Hill adalah seorang penulis muda yang sangat berhasil pada saat ini. Meskipun dia memilih nama penasamaran untuk menghindari "menumpang" ketenaran orang tuanya, dia tetap belajar dari keduanya - penulis Stephen dan Tabitha King. Dan, sebagai seorang presiden, Bill Clinton yang pada waktu itu berusia 16 tahun, terinspirasi untuk memasuki dunia politik setelah bertemu dengan Presiden John F. Kennedy di Gedung Putih.

Alkitab juga penuh dengan contoh orang-orang yang memetakan jalan pada jejak langkah orang lain, dari Yosua sampai anak didik Paulus, Timotius. Sesuatu yang serupa bisa terjadi pada Anda, menarik/mendapatkan inspirasi dari orang-orang yang berdoa.

Ketika saya meminta teman-teman saya di media sosial untuk menceritakan teladan mengenai orang-orang yang "berdoa" dalam kehidupan mereka, berikut adalah beberapa tanggapan: Karen, yang tinggal di Georgia, mengatakan tentang neneknya Maria, "lelucon keluarga adalah bahwa jika kami bepergian lalu pulang ke rumah, telepon pertama adalah kepada Nenek untuk memberi tahu dia bahwa kami sampai dengan selamat sehingga dia bisa tidak lagi berlutut. Kami tahu bahwa kami dilindungi oleh doa."

Edie, dari Pennsylvania, bahkan tidak bisa mengingat nama mereka. Namun, dia mengenal pasangan tua sekitar 40 tahun yang lalu; Sang istri berada di lingkungan studi antaragama di wilayah di mana Edie berpartisipasi. "Kapan pun dia mendengar sebuah kebutuhan, dia akan meminta nama orang itu. Dia tidak akan pernah menuliskannya. Ketika saya mengomentari hal itu, dia mengatakan bahwa setiap pagi dia dan suaminya akan berdoa untuk semua orang yang mereka kenal yang sedang membutuhkan dukungan, dan bahwa Allah akan selalu mengingat kembali semua nama itu. "

Deb dan Charlotte, dua bersaudara dari Ohio barat daya, teringat doa dari ayah mereka yang adalah seorang pendeta. "Dulu saya mendengarkannya berdoa," kata Deb, "bergabung dalam roh saya, dan sepertinya ada hubungan yang begitu intens dengan Allah, seolah-olah mereka adalah Bapa dan puteranya, saudara laki-laki, sahabat terbaik. Dia sering mendoakan berdoa dari ayat kitab suci yang mengalir bebas dari ingatannya dan memuji Tuhan, berterima kasih kepada Tuhan, mengakui dosa, dan bertobat dan mengajukan permohonan kepada Tuhan atas nama ratusan orang dan gereja. Dia berdoa untuk mereka yang sedang mengalami keraguan, pencarian, berjuang, kehilangan, sakit, janda, narapidana, keterikatan dengan operasi, menikah, baru lahir, bercerai, melayani, serta keluarga dan dirinya sendiri. Saya masih bisa melihat kening dan gairahnya yang berkerut di wajahnya, sering sambil menggunakan tangannya atau melipatnya di Alkitabnya yang sudah usang. Saya bisa mendengar suara bassnya memohon janji dan darah Yesus atas orang-orang, yang terkadang menjadi seperti nyanyian. "

John, yang tinggal di Texas, mengidentifikasi istrinya sebagai "pendoa" yang dia kenal. "Dia selalu berdoa. Dia menangis saat dia berdoa untuk mereka yang terluka. Dia tersenyum saat dia memuji Tuhan. Dia tidak pernah melewatkan sehari tanpa berdoa untuk anak-anak dan cucu kami."

Ohioan Jill Morris menyebutkan teladan temannya, Rosalyn yang "selalu berdoa di mana saja dan kapan saja. Ketika saya merasa terbebani, dia akan menarik saya untuk berlutut dan berdoa dengan sungguh-sungguh."

Kristi, dari Arizona, telah terinspirasi oleh "Bible Bill" di Steamboat Springs, Colorado. "Jika Anda melihatnya dan berkata hai," katanya, "dia akan berdoa untuk Anda dan masalah yang sedang Anda hadapi."

Judith tinggal di Illinois. Dia pernah magang pada seorang pendeta wanita bernama Ting yang "akan menghabiskan waktu berjam-jam di kantornya. Sebagai orang yang sedang bertugasseorang pemimpin, saya bertanya kepadanya apa yang ingin dia capai. "Semuanya," katanya. Dia berdoa. MmembutuhkanDibutuhkan waktu hampir 10 tahun untuk sepenuhnya menghargai hal itu."

Denise dari Alaska mengingat seorang wanita di gerejanya, di Akron, Ohio. "Saya masih sangat mudakecil- dalam masa usia sekolah dasar - tetapi Nyonya Tyree dalam pandangan saya yang masih kecil, selalu saja berdoa. Saya ingat sekali dia sudah lama duduk dan tidak bergerak, dan saya pikir dia sudah meninggal karena dia sudah begitu tua. Saya mendatanginya dan bertanya apakah dia baik-baik saja. Dia perlahan menoleh, menatap mata saya, dan meletakkan tangannya di tangan saya. 'Hanya berdoa, nak, berdoa'." Saya begitu terkejut.

Akhirnya, Candice dari Ohio menyebutkan wanita, yang teladannya paling mempengaruhi kehidupan doanya. "Nenek saya mati berlutut. Saat sedang berdoa. Dia tahu waktunya akan tiba. Ketika paramedis datang, dia tidak bergerak. Dia hanya berlutut dalam doa dan meninggal di sana ... pada usia 79."

Seperti beberapa cerita-cerita ini, banyak orang akan mengutip menyebutkan orang yang lebih tua sebagai 'pendoa" yang mereka kenal. Itu mungkin karena orang-orang yang lebih tua memiliki lebih banyak waktu untuk berdoa. Namun, saya pikir karena hal itu juga membutuhkan pengalaman dan kedewasaan untuk sepenuhnya mengerti bagaimana doa itu sebenarnya sangatlah penting dan berkuasa. Dan, seperti kebiasaan atau keterampilan apa pun, semakin kita berlatih, semakin baik hasil yang kita dapatkan. (t/N. Risanti)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Guideposts
URL : https://www.guideposts.org/faith-and-prayer/prayer-stories/power-of-prayer/be-inspired-by-those-who-pray
Judul asli artikel : Be Inspired by Those Who Pray
Penulis artikel : Bob Hostetler
Tanggal akses : 27 April 2017

Komentar