Bahan Doa

Enam Kuasa Istimewa Doa

28 / 3 / 2013

Enam Kuasa Istimewa Doa

"Lebih banyak hal yang dikerjakan dengan doa daripada yang diimpikan oleh dunia" (Alfred, Lord Tennyson)

Pernah saya jumpai seorang ibu yang sangat menderita ketika ia masih muda. Kurang dari 24 jam sesudah melahirkan anak kedua, ia mendapat kabar bahwa suami dan anak pertamanya berumur 6 tahun, meninggal karena kecelakaan mobil.

Doa Teladan (Matius 6:9-13)

15 / 3 / 2013

Setiap guru tahu kekuatan sebuah contoh, ia tidak hanya memberi tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara melakukannya kepada muridnya, tetapi juga menunjukkan bagaimana hal itu benar-benar dapat dilakukan. Dengan menyadari kelemahan kita, Sang Guru memberi kita kata-kata yang dapat kita ucapkan ketika mendekat kepada Bapa. Kita memiliki kata-kata itu dalam bentuk doa, yang di dalamnya terkandung kesegaran dan kesempurnaan kehidupan kekal. Doa ini begitu sederhana sehingga seorang anak kecil pun dapat mengucapkannya. Doa ini juga sangat kaya, sehingga di dalamnya terangkum segala yang dapat diberikan oleh Allah. Doa ini merupakan teladan dan ilham bagi doa-doa yang lain, dan menarik kita kembali kepada-Nya sebagai ungkapan terdalam jiwa kita kepada Allah.

Doa Keheningan Hati

1 / 3 / 2013

Ya Allah,
Berikanlah saya
Keheningan hati untuk menerima
Apa yang tidak dapat saya ubah
Keberanian untuk mengubah
Apa yang dapat saya ubah
Dan kebijaksanaan untuk membedakan kedua hal itu.

Demikianlah doa yang terkenal dengan nama Doa Keheningan Hati (Serenity Prayer). Menurut sebuah pahatan pada batu di Koblenz, doa itu diajarkan oleh Friedrich Oetinger, seorang penginjil di Jerman pada abad 18.

Penghalang Berupa Tidak Mengampuni (2)

28 / 2 / 2013

Kegagalan untuk mengampuni orang lain adalah kejahatan. Dalam perjalanan pelayanan, saya menemukan tidak terhitung jumlahnya orang-orang Kristen yang berada di tangan para penyiksa atau algojo-algojo -- siksaan rohani, siksaan mental, siksaan jasmani. Saya bertanya-tanya dalam hati, "Tuhan, bagaimana hal ini bisa terjadi? Orang-orang yang menyerukan nama Tuhan Yesus; orang-orang yang memiliki keselamatan; orang-orang yang mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan, namun mereka tidak memunyai damai sejahtera, mereka tidak memiliki sukacita, mereka dikuasai oleh ketakutan, pikiran mereka tidak tenang; dan mereka datang kepada saya untuk kelepasan. Kalau saja hal itu terjadi di luar Gereja, saya dapat mengerti, tetapi ini terjadi di dalam Gereja!"