Blogs

Opini, refleksi, dan pemikiran seputar kehidupan doa serta kerohanian, yang mengajak Anda melihat doa secara relevan dalam konteks hidup dan pelayanan masa kini.

Jumat, 10 Oktober -- Vietnam

3 / 10 / 2014

Menurut seorang pendeta lokal, pemerintah Vietnam memblokir segala pemberitaan di media tentang insiden penganiayaan terhadap umat Kristen. Kenyataannya, pemerintah telah mengancam akan menutup 116 gereja di beberapa provinsi di wilayah tenggara Vietnam. Berdoalah agar gereja-gereja dan jemaatnya dapat menghadapi situasi ini dengan keberanian dan kasih Kristus.

Kamis, 9 Oktober -- Laos

3 / 10 / 2014

Pemerintah Laos berencana membangun sebuah bendungan di atas lahan penduduk dan perumahan warga. Tidak hanya ribuan rumah yang akan digusur, empat gereja pun terancam diratakan. Meski pemerintah menawarkan ganti rugi atas penggusuran tanah, nilainya sangat kecil dan tidak sebanding dengan kerugian yang akan ditanggung warga. Berdoalah agar hikmat dan kebijaksanaan Allah tercurah atas keempat pemimpin jemaat, serta bagi mereka yang terpaksa mencari tempat tinggal baru seadanya.

Rabu, 8 Oktober -- Laos

3 / 10 / 2014

Berdoalah untuk Sort, seorang pria paruh baya asal Savannakhet, Laos, yang ditahan di penjara sejak 29 Mei lalu karena menolak untuk menyangkal Kristus. Keluarga pria ini adalah yang pertama kali menjadi pengikut Yesus di wilayah yang terbagi dalam 20 desa ini. Mengucap syukurlah kepada Tuhan atas Sort dan keluarganya yang senantiasa berdiri teguh di tengah tekanan dan penganiayaan.

Selasa, 7 Oktober -- Sri Lanka

3 / 10 / 2014

Open Doors mencatat sebanyak 25 insiden kekerasan dan penganiayaan terhadap umat Kristen terjadi di Sri Lanka sejak Januari hingga Maret tahun ini. Terjadi dua insiden penyerangan gereja. Salah satu insiden dilakukan oleh massa berjumlah lebih kurang 300 orang, yang dipimpin oleh seorang rahib B, sementara insiden lainnya berupa pelemparan batu saat jemaat masih berada di dalam gereja. Berdoalah untuk negara ini.

Senin, 6 Oktober -- Sri Lanka

2 / 10 / 2014

Keretakan hubungan antara umat B dan umat M di Sri Lanka kini kian melebar dan jauh dari persoalan asal. Dini hari, 15 Juni lalu, merupakan puncaknya. Tiga orang M dibunuh oleh beberapa orang B di pinggir kota Colombo, ibu kota Sri Lanka. Pembunuhan tersebut dipicu oleh insiden tiga hari sebelumnya ketika dua pria M yang mengendarai sepeda motor menyerang sopir kendaraan yang ditumpangi oleh seorang rahib B. Berdoalah agar konflik dapat diselesaikan dengan baik dan perdamaian dapat tercipta di negara ini.

Minggu, 5 Oktober -- Myanmar

2 / 10 / 2014

Suatu wabah penyakit hewan telah mematikan banyak sapi dan kerbau di wilayah Chin, Myanmar, yang dihuni oleh umat Kristen. Wabah yang menjangkit sejak April lalu ini, kini telah menyebar ke desa-desa tetangga dan telah memengaruhi kelangsungan hidup warga desa. Berdoalah agar Tuhan segera menghentikan wabah ini dan mencurahkan ketabahan atas setiap orang percaya yang mengalami kerugian finansial.

Sabtu, 4 Oktober -- Myanmar

2 / 10 / 2014

Umat agama minoritas di Myanmar terancam kehilangan kemerdekaan kecil yang mereka nikmati selama ini. Bulan Mei lalu, pemerintah Myanmar telah menyusun sebuah Undang-Undang (UU) Antipemurtadan yang akan menghukum siapa pun yang kedapatan berpindah agama tanpa persetujuan aparat pemerintahan lokal. UU tersebut juga menekankan, hanya warga berusia 18 tahun ke atas yang dapat mengajukan permohonan pindah agama. Berdoalah agar UU ini batal disahkan, berdoalah juga bagi saudara seiman kita di sana.

Jumat, 3 Oktober -- Bhutan

2 / 10 / 2014

Berdasarkan keterangan PBB, meski telah menjadi negara demokrasi sejak 2008, kebebasan beragama di Bhutan, yang mayoritas penduduknya beragama B, masih belum terlaksana dengan baik. Berdoalah agar Tuhan Yesus segera menyentuh hati para politikus Bhutan menuju keterbukaan terhadap agama lain. Berdoalah juga untuk para pelayan Tuhan yang terus berkeliling mengabarkan Injil di negara ini.

Kamis, 2 Oktober -- Filipina Selatan

2 / 10 / 2014

Puji nama Tuhan atas dibaptisnya sejumlah orang dari suku Tausug yang kini begitu bersemangat untuk membagikan kasih Kristus yang telah mereka terima kepada sesama kaum mereka. Sebanyak 12 orang telah berkomitmen untuk menjadi relawan yang akan mengajar baca tulis kepada anak-anak Tausug. Berdoalah untuk keduabelas orang tersebut.

Rabu, 1 Oktober -- Filipina Selatan

2 / 10 / 2014

Bulan ini, para pengerja yang melayani orang percaya di tengah suku Sama dan Tausug akan mengikuti acara retret yang akan mentransformasi mereka secara rohani dan membangun kesatuan hati sesama pelayan Tuhan. Berdoalah agar melalui acara retret ini, mereka akan lebih bergairah dalam pelayanan untuk suku Sama dan Tausug. Kiranya acara ini dapat membantu mereka bertumbuh dalam kasih dan kesatuan hati.