Selamat Datang di Situs e-Doa

Melalui situs ini, Anda dapat menemukan artikel, renungan, kesaksian, tokoh, dan berbagai bahan inspiratif untuk memperkaya perjalanan iman, memperdalam relasi dengan Tuhan, dan menjadi berkat bagi sesama.

 

Kiranya setiap halaman yang Anda baca menjadi berkat, memperkaya perjalanan rohani, dan menguatkan langkah Anda setiap hari.

Kartu Doa Suku

Kartu Doa Suku memuat pokok-pokok doa dari berbagai suku di Indonesia. Melalui kartu doa ini, Anda diajak mengambil bagian dalam doa bagi kebutuhan rohani dan pertumbuhan iman mereka.

Seri GoPray & AI Talks

Simak rekaman seminar GoPray! dan AI Talks yang akan mengajak Anda memperdalam pemahaman tentang doa serta mendoakan topik-topik doa yang disampaikan di dalamnya.

Seri GoPray

Rekaman seri GoPray: topik-topik doa praktis dan doa untuk gereja, bangsa, dan suku-suku di Indonesia.
 

Memuat acara GoPray...


Seri AI Talks

Rekaman AI Talks: diskusi tentang interaksi antara kecerdasan buatan dan kehidupan rohani/iman.
 

Memuat acara AI Talks...

Pusat Pertumbuhan Iman

Selami beragam artikel, renungan, kesaksian, blog, tokoh, dan ilustrasi yang akan menolong Anda bertumbuh dalam kehidupan doa dan iman.

 

Artikel

Kumpulan artikel rohani yang memperdalam kehidupan doa Anda.

 

Renungan

Bacaan harian untuk menguatkan iman dan saat teduh.

 

Kesaksian

Kisah nyata kuasa Tuhan yang bekerja dalam hidup beriman.

 

Blog

Opini dan pemikiran segar seputar dunia kerohanian.

 

Tokoh

Inspirasi dari tokoh-tokoh iman yang luar biasa.

 

Ilustrasi

Cerita singkat yang memudahkan pemahaman makna doa.

Konten Terbaru

No content available.

Bahan dan Audio Doa

Mintalah kepada Tuan yang Empunya Tuaian

9 / 1 / 2018

Baru-baru ini, kami makan malam dengan teman-teman yang bekerja menggalang dana untuk pergi ke ladang misi. Mereka telah melakukan presentasi-presentasi selama berbulan-bulan di berbagai gereja yang tak terhitung jumlahnya. Mereka telah menerima banyak komentar seperti, "Itu adalah presentasi yang hebat, tetapi kami tidak memiliki dana yang tersedia saat ini." Atau, "Ketika Anda sudah tiba di Zambia, kami akan mempertimbangkan untuk mendukung Anda."

Sebuah Doa untuk Tahun Baru

21 / 12 / 2017

Kita telah tiba di penghujung tahun 2014 (artikel ini ditulis pada tahun 2014 - Red.) dan pada puncak tahun baru. Saya merasa berdoa adalah hal yang paling pantas dilakukan untuk menutup tahun ini - doa ucapan terima kasih kepada Allah untuk setahun ini, dan doa yang memandang dengan sukacita dan pengharapan untuk tahun mendatang. Inilah doa saya:

Bapaku yang baik dan murah hati,

Doa Penginjilan

20 / 12 / 2017

Ketika saya masih kecil saya punya seorang paman yang selalu datang berkunjung sekitar satu kali setahun. Dia hanyalah seorang tukang pos yang bekerja keras – di tengah hujan, hujan es dan salju, salju atau hujan batu es. Tidak ada sesuatu yang istimewa tentang dirinya, tetapi dia bisa membuat dirinya disayangi oleh semua keponakannya. Setiap tahun saat dia datang, dia akan membawa beberapa trik sulap yang membuat kami terkesan dan terkagum-kagum. Tanpa itu, kami mungkin tidak memperhatikan kedatangannya.

Doa dan Tangan Kosong

19 / 12 / 2017

Semalam, jemaat gereja kami berkumpul, dibagi-bagi ke dalam kelompok kecil, dan pergi dari rumah ke rumah di sekitar sekolah tempat kami bertemu. Kami pergi berkeliling menyanyikan lagu Natal dan memberikan salinan dari sebuah buku serta undangan ke ibadah Natal kami ke masing-masing rumah di daerah tersebut. Secara keseluruhan, usaha kami diterima dengan baik. Meski hanya ada sebagian kecil dari orang-orang yang berada di rumah dan juga bersedia membuka pintunya, mereka tampak sangat senang mendengar lagu Natal dan menerima hadiah kecil. Pada saat melewati jalan-jalan, saya terpesona oleh dua pemikiran yang berputar-putar di kepala saya selama beberapa minggu terakhir.

Harapan pada Hari Natal

19 / 12 / 2017

Pada malam kelahiran Yesus, sinar terang sebuah bintang mengumumkan kelahiran-Nya. Itulah pengumuman yang diharapkan dan didoakan banyak orang, meski banyak juga yang tidak memedulikannya.

Mungkin mereka seperti saya -- harapan-harapan mereka lebih mirip impian, dan doa-doa mereka sekadar keinginan. Mungkin mereka sedang mencari sebuah bintang yang akan membenarkan setiap perilaku mereka, bukan sinar yang akan menyingkapkan dosa mereka.

Dietrich Bonhoeffer

9 / 11 / 2017

Dietrich Bonhoeffer (1906 -- 1945) adalah seorang pendeta Lutheran yang tumbuh di Berlin selama kebangkitan partai Nazi. Semenjak masih muda, ia telah tertarik pada etika dan karakter moral. Bonhoeffer bertugas sebagai kurir dalam perlawanan rakyat Jerman, melatih pendeta-pendeta lainnya, dan membantu orang-orang Yahudi melarikan diri ke Swiss selama masa Holocaust (genosida terhadap orang Yahudi yang berlangsung secara sistematis, dan didukung oleh pemerintahan Nazi Jerman -- Red.).