Pemimpin dengan Doanya
Pemimpin dengan Doanya
Bila kita membicarakan pemimpin dengan doa dan keuangannya, nampaknya urusan ini terlalu sepele dalam jenjang penguraian "kepemimpinan". Bukankah dengan sendirinya seorang pemimpin harus berdoa, membaca dan mengurus keuangannya? Memang seharusnya demikian. Tetapi kita jangan keliru. Tidak sedikit pemimpin Kristen yang gagal dan jatuh karena meremehkan waktu doanya. Tidak sedikit pula pemimpin yang sulit berkembang dalam kepemimpinannya, karena meremehkan apa yang harus dibaca. Lebih banyak lagi pemimpin yang gagal sebab tidak bisa mengatur keuangan yang dipercayakan kepadanya. Itulah sebabnya maka kita perlu mengetahui hal-hal praktis yang berhubungan dengan persiapan psikologis seorang pemimpin yang membawa pembaharuan.