Bahan Doa

Berdoa Bersama Orang Lain

19 / 1 / 2012

Mempunyai rekan doa adalah suatu cara yang indah untuk bertumbuh di dalam Tuhan," demikian kesaksian seorang aktivis pelayanan mahasiswa. Kenyataan ini memang telah terbukti dalam pengalaman mereka yang mempraktikkannya. Jika dua atau tiga orang Kristen rindu dan rela meluangkan waktu untuk bersama-sama menghampiri Allah dalam doa, serta berjanji untuk setia hadir secara teratur, maka mereka dapat menjadi rekan doa dan memulai suatu persahabatan doa. Persekutuan dalam doa antara dua tiga orang ini merupakan suatu cara yang efektif untuk belajar tentang apa artinya saling mendukung, memberi dorongan, menanggung beban, melayani, dan bertumbuh di dalam Tuhan. Anda akan merasakan betapa besarnya kuasa doa itu untuk seluruh jemaat atau persekutuan Kristen Anda. Ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan, agar persahabatan doa ini berhasil.

Menanti Sampai Jiwa Kita Matang

19 / 1 / 2012

Pandanglah ke atas dan lihatlah Allah yang besar di atas takhta. Dia adalah Kasih. Tiada henti dan tak terkatakan betapa Dia ingin menyatakan kebaikan dan berkat-Nya bagi semua ciptaan-Nya. Dia rindu dan selalu senang memberkati. Dia memunyai tujuan-tujuan yang mulia bagi setiap anak-Nya, yaitu untuk menyatakan kasih dan kuasa-Nya di dalam mereka, melalui kuasa Roh Kudus. Dia menunggu dengan kerinduan hati seorang Bapa. Dia menanti-nanti, agar dapat menunjukkan kemurahan hati-Nya kepada Anda.

Doa 2

17 / 12 / 2011

Mereka yang Berdoa Mengubah Dunia

Sekalipun secara teologis kita yakin bahwa Allah bekerja melalui doa, akan bermanfaat bila kita melihat teladan-teladan dari orang-orang yang telah berdoa. Teladan dari Nehemia, Hudson Taylor, Jim Eliot, dan orang-orang Kristen yang dibunuh di RRC, seharusnya mendorong kita untuk berdoa!

Hidupku Merupakan Sebuah Doa

14 / 12 / 2011

Mary Khoury dan keluarganya dipaksa berlutut di depan rumahnya. Pemimpin dari fanatik telah menyerang desa mereka, melambaikan pistolnya tanpa berhati-hati di hadapan wajah mereka. Kebenciannya terhadap orang-orang Kristen tampak membara di matanya. Ia mengancam, "Jika kau tidak mau mengikuti agama kami, kau akan ditembak".

Mary tahu bahwa Yesus telah diberikan pilihan yang sama, "Lepaskanlah rencana-Mu untuk menyelamatkan orang berdosa, atau Kau akan disalib." Ia memilih salib.

Doa 1

14 / 12 / 2011

Jika kita melihat Alkitab, kita mendapatkan bahwa Allah menghendaki agar "semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran" (1 Timotius 2:4; 2 Petrus 3:9). Kita juga mendapatkan bahwa kedatangan Tuhan Yesus ke dunia, tergantung kepada penggenapan Amanat Agung, "Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya." (Matius 24:14) Namun, bila kita melihat kepada dunia di sekeliling kita, kita bertanya-tanya, Tuhan, bagaimana semua perkara ini akan terjadi? Kita merasa bingung, merasa sangat terbeban, bahkan kadang-kadang merasa putus asa.

Menanti Itu Baik

14 / 12 / 2011

Pada saat mulai belajar "menanti-nantikan Allah", hati kita cenderung terarah pada berkat yang kita nantikan. Oleh kemurahan-Nya, Allah memakai kebutuhan dan keinginan kita sebagai perantara, untuk mengajar kita sesuatu yang lebih tinggi dari yang telah kita pikirkan. Kita mencari-cari berkat; sedangkan Dia, sang Pemberi berkat menanti-nanti kesempatan untuk dapat memberi diri-Nya dan memuaskan jiwa kita dengan kebaikan-Nya.