Menghidupi Doa Yesus untuk Mengampuni
Lukas 23:34: Yesus berkata, "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."
Adakah hal lain yang lebih mengejutkan dan juga lebih indah daripada doa ini?
Lukas 23:34: Yesus berkata, "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."
Adakah hal lain yang lebih mengejutkan dan juga lebih indah daripada doa ini?
Timotius adalah pemimpin jemaat Efesus yang masih sangat belia. Menurut beberapa penafsir, saat itu Timotius masih remaja. John Stott memperkirakan Timotius berusia 20 tahun ketika ditarik Paulus menjadi hamba Tuhan. Wesley Brill mengatakan bahwa Timotius bertobat pada usia sekitar 15 tahun. Surat 1 Timotius ditulis Paulus setelah hamba Tuhan muda ini melayani selama 11 tahun.
Cerita tentang Yunus dan ikan besar (kita tidak tahu apakah itu seekor Paus) selalu saja menjadi bacaan yang luar biasa populer, terutama bagi anak-anak. Hal itu mudah dimengerti karena cerita Yunus memiliki semua elemen dari drama yang hebat. Pemberontakan, badai di laut, ditelan hidup-hidup oleh sebuah ikan besar, keberlangsungan hidup, urusan yang beresiko di tanah asing, yang tentu saja akan berhasil seperti sebuah buku petualangan komik modern saat ini.
Hana adalah seorang perempuan biasa yang hidup dalam waktu yang luar biasa pada sejarah bangsa Israel. Ia menjadi kesatuan bagian dari sejarah tersebut, walaupun pada saat itu ia tidak pernah memiliki pikiran demikian. Masa dimana Hakim-Hakim memimpin bangsa Israel hampir berakhir, dan jaman Raja-Raja akan segera tiba. Hana hidup tepat sebelum masa perpindahan ini tiba, bahkan doanya menolong untuk mengantarkannya pada masa itu. Hana menikah dengan seorang pria bernama Elkana yang sangat mengasihinya, tetapi yang juga memiliki istri yang lain. Istri lainnya itu, Penina, memiliki anak, tetapi Hana tidak -- "Tuhan telah menutup kandungannya." (1 Samuel 1:5). Segala pemikiran Hana terpusat pada keberadaannya yang tidak memiliki anak, dan suaminya tidak dapat menghiburnya. Ia tersiksa karena hinaan dari Penina karena kemandulannya, dan ia terus menerus berseru kepada Tuhan untuk mengubah aibnya dan memberinya seorang anak laki-laki.
Mengapa Daud disebut sebagai seorang pria yang berkenan di hati Tuhan? Mengapa ketika Tuhan berkata kepada Salomo, Anak Daud, Ia berkata, "Mengenai engkau, jika engkau hidup di hadapan-Ku sama seperti Daud, ayahmu, dengan tulus hati dan dengan benar, dan berbuat sesuai dengan segala yang Kuperintahkan kepadamu, dan jika engkau tetap mengikuti segala ketetapan dan peraturan-Ku, maka Aku akan meneguhkan takhta kerajaanmu atas Israel untuk selama-lamanya seperti yang telah Kujanjikan kepada Daud, ayahmu, dengan berkata: Keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel.
Ayub yang tinggal di tanah Us, dikisahkan sebagai seorang yang sangat kaya, bahkan disebut sebagai yang terkaya dari semua orang di sebelah timur (Ayub 1:1,3). Menurut pandangan tradisional, tanah Us merupakan daerah Haran. Sedangkan pandangan modern menganggapnya sebagai daerah perbatasan Edom.
Daniel adalah orang Israel yang dibawa ke Babel sejak masih belia, dan ia meninggal pada usia yang sangat lanjut. Dengan demikian, Daniel mengalami segenap zaman pembuangan yang 70 tahun lamanya itu. Ia mengalami masa pemerintahan Babel oleh Nebukadnezar (34 tahun), Evil-Merodach atau Amel Marduk (2 tahun), Neriglissar (4 tahun), Labashi Marduk (4 bulan), Nabonidus, Belsyazar, Darius, dan pemerintahan Media-Persia oleh raja Koresy.
Hizkia adalah salah seorang raja Yehuda yang terkemuka. Kepemimpinannya dimulai dari menjadi raja bantu bagi raja Ahaz pada tahun 729 SM, dan kemudian menjadi satu-satunya raja pada tahun 716 SM.
Yosafat adalah anak dan pengganti raja Asa. Karena takut akan Tuhan, maka Tuhan mengokohkan kerajaan yang ada di bawah kekuasaannya (2 Tawarikh 17:5a). Yosafat tumbuh menjadi seorang pemimpin bangsa yang kaya dan sangat terhormat (2 Tawarikh 17:5b; 18:1).
Nama Elia disebut dalam sepuluh buku di Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Kepemimpinan Elia dianggap sebanding dengan Musa. Dalam pikiran Hagada Yahudi, Elia dipandang sebagai teman imbangan Musa. Ketika Yesus dimuliakan di gunung, Elia hadir bersama dengan Musa (Markus 9:4).