Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Doa

Loading

TOKOH

Kehidupan Doa John Hyde

  1. Introduksi

    John Hyde (1865 -- 1912) adalah pendoa yang luar biasa yang terkenal sebagai "Hyde si Pendoa" di India, ladang misinya, dan dunia. J. Pengwern Jones menyatakan tentang dia bahwa "Roh Kudus membuatnya menjadi objek pelajaran kepada kita sehingga kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang kehidupan doa Kristus" (Carre 1971). John menghabiskan waktu berjam-jam bersama dengan Tuhannya, hingga lupa makan dan tidur, untuk menjadi perantara bagi orang-orang percaya dan orang-orang yang harus diselamatkan. "Oh Tuhan, berikanku semangat atau aku mati!" akan menjadi salah satu doanya yang paling terkenal. Setelah beberapa waktu tidak berbuah di ladang misi, Tuhan mulai menggerakkan, memberi John keberanian untuk pertama-tama berdoa untuk satu orang setiap hari untuk diselamatkan, kemudian dua dan empat orang. Sialkot Conventions dimulai pada tahun 1904 dan kuasa kebangunan Tuhan menjamah banyak kehidupan para misionaris dan para pribumi selamanya, dan mengubah pemandangan spiritual India. Ketika John Hyde meninggal pada tahun 1912, jenazahnya menghasilkan tanda-tanda kehidupan doa, kata-kata terakhirnya adalah: "Serukan kemenangan Yesus Kristus."

Doa Abraham

"Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?" - Kejadian 18:17  ... selengkapnya »

Doa Salomo

Satu hal apa yang akan Anda minta dari Tuhan jika Anda benar-benar tahu bahwa itu tidak akan ditolak? Salomo memiliki pilihan seperti itu. Setelah Daud meninggal ia menjadi raja atas Israel dan ketika ia berada di sebuah tempat bernama Gibeon Tuhan menampakkan diri kepadanya dalam mimpi pada malam hari. "Berfirmanlah Allah: 'Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu.'"(I Raja-raja 3:5) WOW!  ... selengkapnya »

Timotius

TIMOTIUS: KEPEMIMPINAN DAN KEIMAMAN KAUM PRIA

Timotius adalah pemimpin jemaat Efesus yang masih sangat belia. Menurut beberapa penafsir, saat itu Timotius masih remaja. John Stott memperkirakan Timotius berusia 20 tahun ketika ditarik Paulus menjadi hamba Tuhan. Wesley Brill mengatakan bahwa Timotius bertobat pada usia sekitar 15 tahun. Surat 1 Timotius ditulis Paulus setelah hamba Tuhan muda ini melayani selama 11 tahun.  ... selengkapnya »

Yunus

" Aku berseru dari kedalaman dunia orang mati, Engkau mendengar suaraku."  ... selengkapnya »

Hana

Hana adalah seorang perempuan biasa yang hidup dalam waktu yang luar biasa pada sejarah bangsa Israel. Ia menjadi kesatuan bagian dari sejarah tersebut, walaupun pada saat itu ia tidak pernah memiliki pikiran demikian. Masa dimana hakim-hakim memimpin bangsa Israel hampir berakhir, dan jaman Raja-raja akan segera tiba. Hana hidup tepat sebelum masa perpindahan ini tiba, bahkan doanya menolong untuk mengantarkannya pada masa itu. Hana menikah dengan seorang pria bernama Elkana yang sangat mengasihinya, tetapi yang juga memiliki istri yang lain.  ... selengkapnya »

Daud : Doa Pertobatan

Doa-Doa Agung dalam Alkitab: Doa Pertobatan Daud  ... selengkapnya »

Ayub: Pemulihan dari Tuhan

Ayub yang tinggal di tanah Us, dikisahkan sebagai seorang yang sangat kaya, bahkan disebut sebagai yang terkaya dari semua orang di sebelah timur (Ayub 1:1,3). Menurut pandangan tradisional, tanah Us merupakan daerah Haran. Sedangkan pandangan modern menganggapnya sebagai daerah perbatasan Edom.  ... selengkapnya »

Daniel: Dimensi Peperangan Rohani

Daniel adalah orang Israel yang dibawa ke Babel sejak masih belia, dan ia meninggal pada usia yang sangat lanjut. Dengan demikian, Daniel mengalami segenap zaman pembuangan yang 70 tahun lamanya itu. Ia mengalami masa pemerintahan Babel oleh Nebukadnezar (34 tahun), Evil-Merodach atau Amel Marduk (2 tahun), Neriglissar (4 tahun), Labashi Marduk (4 bulan), Nabonidus, Belsyazar, Darius, dan pemerintahan Media-Persia oleh raja Koresy.  ... selengkapnya »

Hizkia: Saat Ajal Menjelang

Hizkia adalah salah seorang raja Yehuda yang terkemuka. Kepemimpinannya dimulai dari menjadi raja bantu bagi raja Ahaz pada tahun 729 SM, dan kemudian menjadi satu-satunya raja pada tahun 716 SM.

Hizkia menjadi raja ketika ia berusia 25 tahun (2 Tawarikh 29:1). Begitu naik takhta, pemimpin muda ini langsung melakukan gerakan reformasi religius yang berdampak nasional, yaitu gerakan pengudusan kembali rumah Tuhan (2 Tawarikh 29:3). Gerakan ini ditanggapi positif dan berlanjut dengan pemulihan perayaan Paskah, yang juga diselenggarakan secara nasional (2 Tawarikh 30:1).  ... selengkapnya »

Komentar


Syndicate content