Berbicara Kembali kepada Allah
Bagaimana Janji-Nya Mengilhami Doa Kita
Ini adalah salah satu momen yang paling berani, dan menakjubkan, dalam seluruh Kitab Suci.
Bagaimana Janji-Nya Mengilhami Doa Kita
Ini adalah salah satu momen yang paling berani, dan menakjubkan, dalam seluruh Kitab Suci.
Bagaimana Yunus Menjadi Contoh bagi Kita untuk Berlutut
Yunus adalah studi kasus yang menarik mengenai belas kasihan Allah. Dia adalah orang yang tidak baik dan busuk yang membenci Allah karena sifat belas kasihan-Nya. Yunus lebih suka melihat musuh-musuhnya dihancurkan dan dimusnahkan daripada diampuni.
Jika Anda seperti saya, Anda mungkin bergumul untuk dapat berdoa secara teratur bagi kelompok masyarakat yang belum terjangkau. Terlalu mudah untuk terjebak dalam kesibukan hidup dan menjalani hari kita tanpa memikirkan orang-orang yang berada di belahan dunia lainnya. Bahkan, sampai sekitar 1,5 tahun yang lalu, saya jarang mempertimbangkan kenyataan bahwa ada orang-orang yang belum pernah mendengar Injil.
Pelayanan misi di dunia digital makin luas dan menjangkau banyak orang berkat perkembangan teknologi digital.
Anak laki-laki saya yang berusia 4 tahun menggenggam kedua tangannya serta memejamkan mata. Dia mengerutkan wajahnya dengan sangat serius. Dalam suara kecilnya yang manis dia berdoa, "Ya Tuhan, tolong kirimkan mimpi tentang Yesus kepada orang-orang muslim. Amin." Dia mengucapkan kata terakhirnya dengan penuh rasa empati.
Anda tahu Allah mengasihi Anda.
Anda tahu Dia menjawab doa.
Anda tahu takdir kekal Anda terjamin.
Akan tetapi, pernahkah Anda secara sembunyi-sembunyi, dengan diam-diam, bertanya-tanya, "Allah, apakah Engkau bersamaku saat ini?"
Secara intelektual, secara alkitabiah, Anda tahu Dia bersama Anda, tetapi dalam keheningan malam, mungkin tidak selalu terasa seperti itu.
Bayangkan diri Anda dalam skenario ini: doa malam Tahun Baru yang Anda rencanakan untuk jemaat Anda tahun lalu mengecewakan. Satu-satunya orang yang mendaftar -- selain Anda -- adalah tiga wanita yang setia dan pendeta muda, yang berutang budi kepada Anda karena telah membantu menjalankan acara Natal remaja. Anda perlu 3 bulan untuk tahu bahwa gagasan untuk menghabiskan 1 jam penuh dalam doa mengintimidasi jemaat Anda. Menghabiskan begitu banyak waktu dalam doa tampaknya merupakan prospek yang mustahil dan membosankan.
Pernah merasa seolah-olah Anda sedang bermain petak umpet dengan Sang Pencipta?