Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Doa

Loading

Peperangan Rohani

Peperangan Rohani 2

Diringkas oleh: Novita Y.

Dalam menghadapi peperangan rohani, ada empat dimensi yang harus kita pertimbangkan dengan matang, yaitu senjata yang kita gunakan di dalam peperangan (sudah dibahas dalam edisi lalu, Red.), otoritas kerohanian kita, pertempuran kita melawan musuh, dan rencana tindakan kita.  ... selengkapnya »

Peperangan Rohani 1

Diringkas oleh: Novita Y.

Alkitab menjelaskan bahwa perjuangan kita melawan setan merupakan peperangan. Perjuangan rohani ini menghasilkan konsekuensi kekekalan. Setan disebut sebagai ilah zaman ini atau penguasa kerajaan di udara. Ia telah mengambil otoritas Allah dan membangun kerajaannya di bumi. Kuasanya mempesona. Ketika Yesus datang, Ia menyerang kerajaan setan. Pada saat itu, setan tidak hanya dipermalukan, tetapi kuasanya juga dipatahkan melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Setan tidak menerima serangan tersebut begitu saja. Itulah sebabnya penyerongan terjadi, baik di Surga maupun di bumi (Matius 11:12). Ketika kita memasuki Kerajaan Allah, kita bisa memilih salah satu dari dua sikap ini: kita mundur dan melindungi diri kita dengan sikap bertahan atau kita bergerak maju dengan agresif dalam sikap menyerang. Mereka yang memilih sikap bertahan mencoba menghindari peperangan rohani.  ... selengkapnya »

Perang Rohani

Keberadaan Iblis dan Roh-Roh Jahat

Beda dari yang dikesankan oleh film-film hantu Hong Kong yang jenaka, film-film misterius X-files yang mencampuradukkan data, fiksi, kebenaran, dan kesesatan, atau film-film hantu serial beberapa televisi Indonesia yang banyak mengundang asosiasi binal pemirsa; Alkitab menelanjangi taktik-taktik mematikan dan strategi-strategi busuk iblis dan roh-roh jahat. Alkitab menegaskan bahwa iblis adalah kepala dari para malaikat Tuhan yang jatuh. Iblis "diabolos" berarti musuh, sebab ia memang memusuhi Allah (1 Tawarikh 21:1; Ayub 1-2; Zakharia 3:1-2) dan menyerang umat Allah (Wahyu 12:9-10). Ia menjadi ilah dunia ini dengan memimpin orang-orang yang bergaya hidup duniawi, yaitu tidak tunduk terhadap kehendak Allah (Yohanes 12:31; 2 Korintus 4:4; Efesus 2:2; 1 Yohanes 5:9).  ... selengkapnya »

Senjata Kita Dalam Peperangan

Orang beriman harus senantiasa diperlengkapi dengan sejumlah jenis senjata. Efesus 6:10-11 berkata, "Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis." Orang semacam ini adalah orang yang siap menghadapi musuh. Iblis akan melakukan segala upaya untuk mencegah, jangan sampai Anda memiliki ilmu pengetahuan dari Allah. Sekalipun Anda berhasil memiliki senjata itu, ia akan berusaha merebutnya. Anda akan mengalami ujian dalam hal ini, dan ada beberapa orang yang tidak lulus dalam ujian tersebut. Iblis akan menyatakan bahwa Anda tidak memerlukan senjata itu. Sebaiknya senjata itu dibuang saja, sebab senjata itu tidak bermanfaat bagi Anda.  ... selengkapnya »

Doa Syafaat dan Strategi Peperangan Rohani

Penulis : Bambang Wiyono

Salah satu kehidupan orang Kristen yang lain dari pada yang lain Saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, Apa pentingnya DOA SYAFAAT DAN STRATEGI PEPERANGAN ROHANI ? ini adalah salah satu PR buat murid-murid-Nya.  ... selengkapnya »

Komentar