Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Doa

Loading

Mendoakan Keluarga yang Terhilang

Jika Anda berurusan dengan anak yang nakal, tidak diragukan lagi jika jiwa Anda mengalami kesedihan yang mendalam. Ketika Anda menyaksikan putra atau putri Anda berbuat jahat, keputusan negatif yang Anda inginkan adalah kembali ke tahun-tahun awal ketika Anda bisa mendisiplin mereka dan membuat mereka berperilaku baik. Untuk memiliki kembali kendali !

Yang terhilang

Mungkin Anda sudah tidak memiliki kendali apapun. Sekarang Anda berusaha "memberikan pengertian kepada mereka", bertumpu pada rasa bersalah yang benar, atau mungkin benar-benar mengemis. Hal-hal itu tidak berhasil. Anda akhirnya harus menerima bahwa Anda tidak dapat mengubah hati manusia; hanya Allah yang mampu. Sekarang Anda bersedih sendirian - dan berdoa.

Berdoa tentu saja adalah hal paling efektif yang dapat Anda lakukan. Namun, doa seperti apa? Apakah ada doa yang dapat menghentikan pemberontakan dengan cepat? Apakah ada doa yang dapat membabat pola destruktif dan menghasilkan perubahan hati seperti yang dibicarakan oleh Yesus dalam perumpamaan tentang Anak yang Hilang? "Lalu, ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan." (Lukas 15:17). Akhirnya setelah melihat kebenaran, anak bungsu itu kembali ke rumah ayahnya dan disambut dengan baik. Itulah yang Anda inginkan untuk anak Anda juga.

Kita akan mulai dengan hal yang penting di dalam perumpamaan yang Yesus katakan, sang ayah melihat anaknya kembali "ketika ia masih jauh." (Ayat 20) Ini berarti dia pasti keluar mengawasi anaknya setiap saat. Dia mengantisipasi kembalinya si anak tapi dia tidak tahu persis kapan, sehingga matanya terus-menerus menyusuri cakrawala. Ini adalah penantian yang aktif. Anda bisa sibuk mengawasi juga; berdoa dengan doa yang tepat yang menusuk hati anak Anda, bahkan jika mereka jauh. Itu jauh lebih mengontrol daripada yang Anda sadari.

Strategi Doa untuk Mereka yang Terhilang

Sekat - Hosea memiliki strategi doa untuk membawa kembali istri sundalnya. "Sebab itu, sesungguhnya, Aku akan menyekat jalannya dengan duri-duri, dan mendirikan pagar tembok mengurung dia, sehingga dia tidak dapat menemui jalannya. Dia akan mengejar para kekasihnya, tetapi tidak akan mencapai mereka; dia akan mencari mereka, tetapi tidak bertemu dengan mereka. Maka dia akan berkata: Aku akan pulang kembali kepada suamiku yang pertama, sebab waktu itu aku lebih berbahagia dari pada sekarang." (Hosea 2:6-7)

Bayangkan seseorang di dalam pagar berduri, tidak bisa keluar. Mereka mungkin mencoba untuk melakukan cara mereka sendiri tetapi mereka tidak bisa keluar melalui pagar yang rapat. Anda dapat berdoa supaya meskipun anak Anda mencoba untuk melalui jalan dosa, mereka terhenti di setiap usaha. Berdoa dan nyatakan sekat Allah di sekitar orang yang Anda kasihi. Nyatakan sehingga mereka sadar akan keadaan mereka, karena mereka tersekat di dalam dan tidak bisa keluar. (kandang babi adalah sekat anak yang hilang itu.)

Mematahkan Kutukan Turun-temurun. "Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku." (Keluaran 20:5)

Apakah ada kutukan turun-temurun yang terjadi dalam keluarga Anda? Apa yang tampaknya terulang kembali dari satu generasi ke generasi berikutnya? Kecanduan? Dosa seksual? Kekerasan? Rasa bersalah? Berbohong? Ketidaksetiaan? Apakah hal-hal ini memicu pemberontakan anak Anda sekarang? Bertobatlah atas nama leluhur yang mungkin telah memperkenalkan kutukan ini ke jalur keluarga, dan patahkan mereka dari akar oleh kuasa darah Yesus yang mencakup segala kejahatan (lihat 1 Yohanes 1:9 )

Anda dapat mengganti kutuk turun-temurun dengan berkat turun-temurun yang bertahan jauh lebih lama. "Sebab itu haruslah kauketahui, bahwa TUHAN, Allahmu, Dialah Allah, Allah yang setia, yang memegang perjanjian dan kasih setia-Nya terhadap orang yang kasih kepada-Nya dan berpegang pada perintah-Nya, sampai kepada beribu-ribu keturunan." (Ulangan 7:9) Anda adalah orang yang mengasihi Dia dan menaati perintah-Nya maka mohonkanlah itu untuk putra atau putri Anda dan untuk generasi mereka berikutnya.

Bertekunlah. Jangan menyerah; jangan berkecil hati. Ingat janda yang gigih dalam Lukas 18:1-8. Allah secara khusus memberi kita perumpamaan ini untuk membuat kita melihat melaluinya, bahkan jika itu adalah jauh. Janda itu kembali datang ke hakim yang lalim hari demi hari menuntut agar gugatannya ditangani. Hakim itu akhirnya menyerah "supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku."(Lukas 18:5) Tetapi, Tuhan berkata dia adalah Hakim yang adil! "Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan, adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?"

Perumpamaan ini mengundang Anda untuk tanpa henti memohon kepada Allah sampai Dia menjawab doa-doa Anda untuk anak Anda yang bandel. Berdoalah terus-menerus dan dengan agresif. Anda bisa mengatakan; "Tuhan, aku berseru kepada-Mu siang dan malam. Jangan mengulur-ulur. Berikanlah segera keadilan kepadaku." Terus nyatakan permohonan Anda!

Yang harus dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan sampai kemenangan datang

Mintalah Allah untuk memberikan ayat tertentu yang dapat Anda doakan dan mohonkan bagi anak Anda. Misalnya, Allah memberikan Firman ini kepada teman saya dalam doa untuk anaknya yang terhilang; "Aku telah melihat segala jalannya itu, tetapi Aku akan menyembuhkan dan akan menuntun dia dan akan memulihkan dia dengan penghiburan; juga pada bibir orang-orangnya yang berkabung. " (Yesaya 57:18) Itu telah menjadi penghiburan dan kekuatan.

Menahan dirilah dari memanipulasi atau mencoba untuk melakukan pekerjaan Roh Kudus sendiri. Anak Anda biasanya akan melihat tepat ke taktik Anda. Berdoalah dan kemudian biarkan Allah mengatur janji ilahi dll. Dia tidak membutuhkan bantuan Anda dan Dia akan melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik daripada Anda, pastinya.

Hindari menuntut kerangka waktu. Ya, Anda ingin hal itu terjadi sekarang tetapi Anda akan berakhir dengan frustrasi dan berkecil hati jika Anda mengklaim waktu yang tidak Allah mulai. Ini adalah tindakan penyeimbangan yang sangat halus: menekan keras dan agresif untuk kembalinya anak Anda kepada Allah tetapi menunggu dengan sabar dan mempercayai Allah untuk cara dan waktu-Nya.

Jangan menyerah tidak peduli berapa lama anak Anda berada di kandang babi itu. Teruslah mengawasi dan mengharapkan kedatangannya. Siapkan anak sapi tambun, menunggu perayaan besar. Itu akan terjadi. "Adakah sesuatu yang terlalu sulit bagi Tuhan?" (Kejadian 18:14) TIDAK! TIDAK ADA! (t/Jing Jing)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Hannah's Cupboard
Alamat URL : http://hannahscupboard.com/pray-prodigal.html
Judul asli artikel : Praying the Prodigal Home
Penulis artikel : Barbara Lardinais
Tanggal akses : 17 April 2013

Komentar