Selamat Datang di Situs e-Doa

Melalui situs ini, Anda dapat menemukan artikel, renungan, kesaksian, tokoh, dan berbagai bahan inspiratif untuk memperkaya perjalanan iman, memperdalam relasi dengan Tuhan, dan menjadi berkat bagi sesama.

 

Kiranya setiap halaman yang Anda baca menjadi berkat, memperkaya perjalanan rohani, dan menguatkan langkah Anda setiap hari.

Kartu Doa Suku

Kartu Doa Suku memuat pokok-pokok doa dari berbagai suku di Indonesia. Melalui kartu doa ini, Anda diajak mengambil bagian dalam doa bagi kebutuhan rohani dan pertumbuhan iman mereka.

Seri GoPray & AI Talks

Simak rekaman seminar GoPray! dan AI Talks yang akan mengajak Anda memperdalam pemahaman tentang doa serta mendoakan topik-topik doa yang disampaikan di dalamnya.

Seri GoPray

Rekaman seri GoPray: topik-topik doa praktis dan doa untuk gereja, bangsa, dan suku-suku di Indonesia.
 

Memuat acara GoPray...


Seri AI Talks

Rekaman AI Talks: diskusi tentang interaksi antara kecerdasan buatan dan kehidupan rohani/iman.
 

Memuat acara AI Talks...

Pusat Pertumbuhan Iman

Selami beragam artikel, renungan, kesaksian, blog, tokoh, dan ilustrasi yang akan menolong Anda bertumbuh dalam kehidupan doa dan iman.

 

Artikel

Kumpulan artikel rohani yang memperdalam kehidupan doa Anda.

 

Renungan

Bacaan harian untuk menguatkan iman dan saat teduh.

 

Kesaksian

Kisah nyata kuasa Tuhan yang bekerja dalam hidup beriman.

 

Blog

Opini dan pemikiran segar seputar dunia kerohanian.

 

Tokoh

Inspirasi dari tokoh-tokoh iman yang luar biasa.

 

Ilustrasi

Cerita singkat yang memudahkan pemahaman makna doa.

Konten Terbaru

1 day 8 hours ago
1 day 8 hours ago
1 day 8 hours ago
1 day 8 hours ago
1 day 8 hours ago
1 day 8 hours ago
1 day 8 hours ago
1 week 2 days ago

Bahan dan Audio Doa

Membawa Murid Memiliki Hubungan dengan Allah

4 / 2 / 2011

Sebagai guru, perlu bagi kita untuk mengajarkan kepada murid Anda bahwa Allah sangat dekat dengan mereka. Kedekatan hubungan mereka dengan Allah dapat menjadi kunci penting pertumbuhan iman selanjutnya. Untuk itu silakan ikuti tips di bawah ini.

Berilah Anak Anda Hati yang Berpaut kepada Allah

4 / 2 / 2011

Apakah yang harus Anda lakukan supaya dapat memberi kepada anak Anda kasih yang matang dan penuh gairah kepada Allah, agar mereka memiliki hidup rohani yang bertumbuh? Bagaimanapun juga, sudah merupakan rencana Allah bahwa orang tua maupun para pendidik bertanggung jawab untuk mengkomunikasikan nilai-nilai hidup rohani yang sejati kepada anak-anak mereka. Jadi, jawabannya dimulai dari diri Anda sendiri.

Keluarga dan Doa

15 / 12 / 2010

Kesatuan inti dari persekutuan dalam tubuh Kristus adalah keluarga. Secara rohani kita berkata bahwa keluarga merupakan tempat utama untuk mengajarkan pentingnya tugas berdoa yang dipercayakan kepada kita.

Membaca Firman Tuhan dan Berdoa Setiap Hari

15 / 12 / 2010

Guru SM yang sibuk dan cermat harus berusaha sungguh-sungguh untuk mengisi jiwanya sendiri. Karena dengan menaruh perhatian terhadap orang-orang lain, ia dapat dengan mudah melalaikan pemeliharaan kerohaniannya sendiri. Hal ini dapat menimbulkan akibat-akibat yang serius untuk kehidupan Kristennya. Tak seorang pun dapat berpikir terus-menerus mengenai apa yang terbaik bagi orang lain tanpa menghabiskan sumber-sumber rohani dirinya sendiri.

Pemimpin dengan Doanya

15 / 12 / 2010

Pemimpin dengan Doanya

Bila kita membicarakan pemimpin dengan doa dan keuangannya, nampaknya urusan ini terlalu sepele dalam jenjang penguraian "kepemimpinan". Bukankah dengan sendirinya seorang pemimpin harus berdoa, membaca dan mengurus keuangannya? Memang seharusnya demikian. Tetapi kita jangan keliru. Tidak sedikit pemimpin Kristen yang gagal dan jatuh karena meremehkan waktu doanya. Tidak sedikit pula pemimpin yang sulit berkembang dalam kepemimpinannya, karena meremehkan apa yang harus dibaca. Lebih banyak lagi pemimpin yang gagal sebab tidak bisa mengatur keuangan yang dipercayakan kepadanya. Itulah sebabnya maka kita perlu mengetahui hal-hal praktis yang berhubungan dengan persiapan psikologis seorang pemimpin yang membawa pembaharuan.

Dua Malaikat Kecil

13 / 12 / 2010

Pada malam Natal, setelah menyelesaikan ketikan, saya berdiri dengan hati sedih di tengah kerumunan orang banyak, sambil menunggu datangnya kereta api bawah tanah. Sepanjang pagi saya bekerja sendiri karena semua teman kerja saya sudah mulai berlibur hari itu. Orang-orang di sekeliling saya begitu bersemangat menceritakan perjalanan mereka pulang ke rumah untuk berkumpul dengan keluarganya. Beberapa orang membawa anak-anak mereka yang masih kecil. Sedangkan saya tidak memunyai rumah -- hanya tinggal di kamar sewaan -- saya tidak memunyai rencana apa-apa, tidak memunyai suami dan anak-anak, meskipun keadaan ekonomi saya semakin membaik pada usia mendekati tiga puluh tahun.