Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Doa

Loading

ARTIKEL DOA

10 Cara Untuk Berdoa Bagi dan Bersama Anak Anda

Kita semua menginginkan yang terbaik bagi anak-anak kita, dan doa dapat menjadi bagian penting dalam menolong mereka bertumbuh. Namun, bagaimana seharusnya kita berdoa bagi dan bersama mereka?

Nah, tidak ada tuntunan doa yang lebih baik daripada mendengarkan Yesus. Ketika teman-Nya meminta-Nya untuk menunjukkan bagaimana cara berdoa, Ia menawarkan sebuah garis besar doa yang kemudian kita kenal dengan, "Doa Bapa Kami"

Daftar "10 cara" ini berdasarkan pada kata-kata Yesus berikut ini:  ... selengkapnya »

Doa dalam Perjanjian Lama (1)

Shalom,

Banyak tokoh Perjanjian Lama yang memiliki hubungan dekat dengan Allah dalam doa. Melalui doa, mereka dapat menghadapi segala masalah yang mereka hadapi. Berikut ini adalah kisah tokoh-tokoh di dalam Perjanjian Lama yang dapat memberikan kita inspirasi dalam berdoa.

Selamat membaca, Tuhan Yesus memberkati!

Redaksi Tamu e-Doa,
Yusak
< http://doa.sabda.org >

Doa-Doa dalam Perjanjian Lama

Perjanjian Lama memuat banyak kisah tentang orang yang tekun berdoa. Ada orang yang berdoa karena berada dalam mara bahaya, meminta kelepasan dari Tuhan, memohon pengampunan atas dosa-dosanya, dan meminta pertolongan supaya dilepaskan dari jerat Iblis. Peristiwa semacam ini tentulah menunjukkan bahwa ada Allah yang hidup, bahwa IA ADA dan selalu ADA sepanjang masa. Ia hadir dan senantiasa berkomunikasi dengan manusia yang diciptakan-Nya. Dia tidak berubah. Hati manusialah yang selalu berubah-ubah.  ... selengkapnya »

Rahasia Doa yang Tak Terjawab (2)

Doa -- Bukan Kefasihan Lidah

Dari sudut pandang surga, semua kemenangan rohani diraih bukan di atas mimbar, pemberitaan di media, ataupun perayaan yang meriah, melainkan melalui doa. Satu-satunya kuasa yang menaklukkan Iblis dan melepaskan jiwa-jiwa yang ditawannya adalah kuasa Roh Kudus. Dan, satu-satunya kuasa yang melepaskan kuasa Roh Kudus adalah kuasa doa yang disertai iman. Kita pantas bersyukur kepada Allah atas bakat, kemampuan, dan karunia berkhotbah seperti Billy Graham. Namun, tanpa meremehkan karunia itu, kuasa yang mengubahkan ribuan orang lewat pelayanan Billy Graham bukanlah kuasa dari karunia istimewa, khotbah yang hebat, maupun ajakan yang berpengaruh secara psikologis. Kuasa itu berasal dari doa dan iman jutaan pendukung doanya. Dari sudut pandang surga, perpaduan doa dan syafaat yang mendukung pelayanan Billy Grahamlah penyebab kegerakan rohani itu. Karena besarnya dukungan doa kepadanya, pasukan Iblis yang melawannya ditaklukkan dan diikat sebagaimana Musa, Harun, dan Hur mendoakan Yosua dan Bangsa Israel dalam melawan Bangsa Amalek.  ... selengkapnya »

Kuasa dalam Doa Bersama-Sama

Diringkas oleh: N. Risanti

Saya sudah terlibat dalam persekutuan kelompok kecil selama 33 tahun terakhir. Selain disiplin dalam menyediakan waktu-waktu rutin untuk mempelajari Alkitab dan berdoa secara pribadi, saluran berkat Tuhan utama dan paling penting yang telah Allah berikan dalam hidup saya adalah menjadi bagian dari sebuah persekutuan kelompok kecil. Tuhan sudah melakukan banyak hal ketika kami belajar bersama dan ketika kami saling menolong demi perubahan dalam hidup kami. Allah juga memberkati waktu-waktu yang kami miliki ketika kami saling mendoakan. Kami berdoa untuk banyak hal. Kami mendoakan tentang masalah kesehatan yang sepele, masalah dalam pekerjaan, dan masih banyak doa tentang tingkah laku anak-anak kami. Menurut saya, betapa banyaknya doa yang dinaikkan adalah sebuah fenomena. Kadang-kadang, kami hanya berdoa selama 5 menit. Pada kesempatan yang lain, kami berdoa lebih lama dari itu. Dan, Allah memakai waktu-waktu doa dalam kelompok kecil kami secara nyata.  ... selengkapnya »

Kelompok-Kelompok Doa

"Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama." (Kisah Para Rasul 1:14)

Dalam sejarah gereja, tidak pernah terdapat kebangkitan iman yang tidak dimulai dengan berlutut (berdoa). Doa merupakan kunci menuju pembaruan spiritual di dalam hidup kita, seperti halnya di dalam gereja. Di manakah, di dalam dunia yang sibuk ini, terdapat orang-orang yang dapat menemukan sebuah tempat yang sunyi, di mana mereka dapat berdoa dan mencari wajah Allah?  ... selengkapnya »

Peperangan Rohani 2

Diringkas oleh: Novita Y.

Dalam menghadapi peperangan rohani, ada empat dimensi yang harus kita pertimbangkan dengan matang, yaitu senjata yang kita gunakan di dalam peperangan (sudah dibahas dalam edisi lalu, Red.), otoritas kerohanian kita, pertempuran kita melawan musuh, dan rencana tindakan kita.  ... selengkapnya »

Peperangan Rohani 1

Diringkas oleh: Novita Y.

Alkitab menjelaskan bahwa perjuangan kita melawan setan merupakan peperangan. Perjuangan rohani ini menghasilkan konsekuensi kekekalan. Setan disebut sebagai ilah zaman ini atau penguasa kerajaan di udara. Ia telah mengambil otoritas Allah dan membangun kerajaannya di bumi. Kuasanya mempesona. Ketika Yesus datang, Ia menyerang kerajaan setan. Pada saat itu, setan tidak hanya dipermalukan, tetapi kuasanya juga dipatahkan melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Setan tidak menerima serangan tersebut begitu saja. Itulah sebabnya penyerongan terjadi, baik di Surga maupun di bumi (Matius 11:12). Ketika kita memasuki Kerajaan Allah, kita bisa memilih salah satu dari dua sikap ini: kita mundur dan melindungi diri kita dengan sikap bertahan atau kita bergerak maju dengan agresif dalam sikap menyerang. Mereka yang memilih sikap bertahan mencoba menghindari peperangan rohani.  ... selengkapnya »

Masalah Dengan Doa

Masalah dengan Doa

Bagi kebanyakan orang, nampaknya terdapat suatu masalah dengan doa. "Itu merupakan percakapan satu arah." "Itu nampaknya tidak berhasil." "Tuhan terlalu lama dalam menjawab." "Lagipula, Tuhan hanya akan melakukan apa yang Dia kehendaki."  ... selengkapnya »

Kuasa Doa yang Tekun (Lukas 18:1-8)

Kita tidak dapat mengerti dengan mudah mengapa Tuhan yang begitu penyayang dan yang rindu untuk memberkati kita, harus dimohon-mohon dalam suatu jangka waktu tertentu, kadang bertahun-tahun, sebelum jawaban doa itu datang. Hal ini juga menjadi salah satu kesulitan terbesar untuk bertekun dalam doa. Ketika doa kita yang terus-menerus dinaikkan tidak mendapat jawaban, daging kita yang lemah ini berpikir bahwa kita harus berhenti berdoa karena Allah mungkin memiliki alasan tersembunyi dengan menahan jawaban-Nya terhadap doa kita. Hanya iman yang dapat mengalahkan kesulitan. Pada saat iman menemukan pijakan di atas firman Allah dan nama Yesus, serta menyerahkan dirinya ke dalam pimpinan Roh Kudus untuk mencari kehendak Allah dan kemuliaan-Nya di dalam doa, iman tidak akan menjadi putus asa karena penundaan jawaban. Iman mengetahui dari Alkitab bahwa kuasa doa yang didoakan dengan tekun sangatlah besar; iman sejati tidak akan pernah kecewa. Iman tahu bahwa untuk menggunakan kuasanya, maka ia harus dihimpunkan terlebih dahulu, seperti air, hingga sebuah aliran dapat mengalir dengan deras darinya. Sering kali, iman harus "ditumpuk" terlebih dahulu sampai Tuhan melihat takarannya penuh baru kemudian jawaban doa itu datang. Setiap doa yang dengan yakin dinaikkan memiliki pengaruhnya masing-masing. Doa-doa itu disimpan untuk sebuah jawaban yang akan datang, sesuai waktunya bagi orang yang bertekun sampai akhir. Pikiran manusia dan segala kemungkinannya tidak memiliki kaitan dengan hal ini; hanya firman Allah yang hiduplah yang berarti.  ... selengkapnya »

Komentar


Syndicate content