Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Doa

Loading

Doa Berkat (Ibrani 13:20-21)

Surat ini yang memuat peringatan-peringatan yang paling keras dalam Perjanjian Baru, juga memuat salah satu doa berkat yang sangat indah dalam Alkitab. Doa berkat ini adalah sebuah doa kepada Allah bagi orang Kristen Ibrani. Doa berkat ini juga merupakan nyanyian yang sangat indah dan harmonis.

Setiap ajaran, argumentasi, peringatan, teguran, dan permohonan dalam surat ini mengalir seperti sebuah sungai menuju akhir dari doa berkat ini. Ada delapan hal mengenai Allah dan penyelamatan-Nya dalam doa berkat ini; yang merupakan ikhtisar dari seluruh isi surat ini.

"Maka Allah damai sejahtera." Allah adalah sumber damai sejahtera. Damai dengan Allah telah hilang karena dosa yang memisahkan menusia dari Allah. Di atas kayu salib, Yesus Kristus membuat pendamaian dengan Allah bagi setiap orang yang telah percaya kepada Dia.

Allah membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang yang mati. Kebangkitan-Nya memeteraikan kemenangan Kristus atas kematian dan penerimaan darah-Nya sebagai pebebusan bagi dosa. Kristus mempersembahkan darah-Nya sebagai kurban bagi dosa yang sanggup membasuh dosa semua manusia jika mereka mau sungguh-sungguh percaya kepada Yesus Kristus.

Yesus Kristus adalah Gembala yang baik yang menyerahkan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya (Yohanes 10:11). Dialah satu-satunya yang memimpin umat-Nya kepada tempat perhentian dalam hidup ini dan ke dalam hidup yang kekal di surga.

Tujuan dari semua ini ialah "untuk memperlengkapi (menyempurnakan) kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya." Kesempurnaan merupakan kata yang penting dalam surat ini. Kesempurnaan orang Kristen tercapai melalui kehadiran Roh Kudus secara terus-menerus dalam kehidupan orang percaya dan "usaha" kita sehari-hari untuk mencapai kesempurnaan itu melalui Roh Kudus.

"Oleh Yesus Kristus." Allah bekerja dalam hati dan kehidupan orang yang percaya melalui Anak-Nya.

"Bagi Dialah (Yesus Kristus) kemuliaan sampai selama-lamanya." Demikianlah Paulus menutup surat ini dengan suatu doa berkat yang penuh dengan penyembahan dan pujian atas segala pekerjaan Kristus dalam hati orang percaya.

Allah damai sejahtera menganugerahkan damai itu bagi kita

Komentar